Suara.com - Pasukan AS meninggalkan Afghanistan pada akhir Agustus dan meninggalkan kegalauan bagi wanita di negara itu. Dengan perginya pasukan itu, maka Taliban akan berkuasa dan wanita Afghanistan akan kembali dalam belenggu.
Arab News melaporkan wanita Afghanistan memegang berbagai posisi kunci di lembaga negara saat Taliban tak berkuasa. Mereka mencalonkan diri sebagai presiden dan menjabat anggota parlemen, menteri dan duta besar.
Masa-masa kejayaan yang tak pernah mereka temukan ketika Taliban berkuasa sebelum tahun 2001 saat AS menggulingkan rezimnya.
Manajer toko di Kabul, Nargis mengatakan semua khawatir tentang apa yang akan terjadi setelah pasukan AS pergi.
"Orang-orang menyaksikan satu era gelap Taliban. Jika mereka datang lagi, tentu tidak akan ada perempuan bekerja dan saya tidak akan berada di tempat saya hari ini."
Taliban memerintahkan perempuan untuk keluar rumah dengan kawalan anggota keluarga laki-laki, mengenakan burqa dan melarang laki-laki mencukur jenggot.
Hal ini mengingatkan pada kebijakan kelompok itu ketika mereka memerintah negara dari tahun 1996 hingga 2001.
Shukria Barakzai, aktivis hak-hak perempuan yang menjabat duta besar Afghanistan untuk Norwegia mengatakan Taliban menyandera janda muda dan gadis-gadis.
“Anda lihat di wilayah yang dikendalikan Taliban, mereka memberlakukan pernikahan paksa, perbudakan seksual, dan pernikahan anak meningkat,” ujarnya. "Ini bertentangan dengan budaya Afghanistan, agama, dan aturan perang."
Baca Juga: Tak Hanya Tarik Pasukan, AS Juga akan Evakuasi Ribuan Warga Afghanistan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup