Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan ucapan selamat kepada pebulutangkis Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil merebut medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020. Ma'ruf mengatakan kalau mereka sudah membuat bangga Indonesia.
Itu disampaikan Ma'ruf saat melakukan panggilan video yang tersambung melalui gawai Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 dari kediaman resminya, Jakarta Pusat pada Selasa (3/8/2021).
“Saya ingin menyampaikan selamat atas keberhasilan beberapa atlet kita yang membanggakan dengan berkibarnya (bendera) merah putih, terutama kepada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu,” kata Ma'ruf.
Bukan hanya kepada Greysia/Apriyani saja, pada kesempatan itu Ma'ruf juga berkesempatan untuk berbincang dengan atlet lainnya yang sudah berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas nama bangsa, atas nama negara, atas perjuangan kalian semua,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ma'ruf tidak bisa menutupi rasa harunya melihat prestasi atlet Indonesia di tengah perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia dan masih di tengah pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan semua sehat, pokoknya di Indonesia semua bangga, atas prestasi atlet kita di sana, di saat kita sedang merayakan 17 Agustus, di saat kita sedang mengalami pandemi, tapi para atlet kita terutama di badminton ganda putri kemudian juga di angkat besi, kemudian juga di badminton yang (tunggal putra), kami menyampaikan terima kasih semuanya itu. Saya terharu atas prestasi kalian di Olimpiade ini, kalian luar biasa,” ucapnya.
Menanggapi ucapan Wapres, Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan P. Roeslani juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Ma'ruf dan melaporkan bahwa dirinya bersama tim saat ini sedang melakukan evaluasi atas hasil yang diperoleh dari Olimpiade Tokyo 2020.
“Terima kasih Pak Wapres, kebetulan kita memang sedang melakukan evaluasi secara terus menerus, kebetulan memang sedang kumpul di sini,” ujar Rosan.
Baca Juga: Tagih Janji Luhut, Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi Dikorbankan Demi Pencitraan
“Insya Allah, besok kita semua sudah kembali ke Jakarta, Pak Wapres”, imbuhnya.
Berita Terkait
-
Momen Shericka Jackson 'Sombong', Perlambat Kecepatan Sebelum Finis dan Berujung Fatal
-
Tagih Janji Luhut, Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi Dikorbankan Demi Pencitraan
-
Olimpiade Tokyo: McLaughlin Rebut Emas dan Pecahkan Rekor Lari Gawang 400m Putri
-
Fakta Lee Yang/Wang Chi-lin, Juara Bulu Tangkis yang Kalahkan 4 Unggulan Olimpiade Tokyo
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi
-
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel