Suara.com - Polda Metro Jaya menargetkan 100 persen warga DKI Jakarta telah tervaksin pada 17 Agustus 2021 mendatang. Hal itu diharapkan dapat menjadi kado peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kekinian pihak terus menggencarkan percepatan vaksinasi. Salah satunya melalui program Vaksinasi Merdeka.
"Harapan kami nanti 17 Agustus 2021 DKI Jakarta memberi kado kemerdekaan berupa 100 persen warganya sudah divaksin Covid-19," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).
Sebanyak 687 gerai Vaksinasi Merdeka telah didirikan di 900 rukun warga atau RW di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan ini melibatkan beberapa relawan, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat.
Selain itu, Yusri menyebut kegiatan Vaksinasi Merdeka ini juga mendapat dukungan dari Gojek, Kitabisa.com, dan loket.com. Platform digital tersebut memberikan kemudahan hingga potongan tarif bagi warga yang hendak melaksanakan vaksinasi di gerai-gerai yang telah disediakan.
"Titik gerai vaksin juga dekat dari rumah karena ada di RW. Syarat KTP di permudah dengan domisili dari RT/RW," katanya.
Yusri menjelaskan program Vaksinasi Merdeka berlangsung sejak 1 hingga 17 Agustus 2021. Sejak lima hari berlangsung program Vaksinasi Merdeka diklaim dapat meningkatkan angka persentase warga DKI Jakarta yang telah tervaksin.
Berdasar data, kata Yusri, kekinian tercatat 94,32 persen warga DKI Jakarta telah tervaksin. Angka tersebut meningkat dari data sebelumnya pada Juli 2021 yang berkisar 84,55 persen.
"Data terbaru pada hari kelima, warga DKI Jakarta yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama 94,32 persen," pungkasnya.
Baca Juga: Mantan Menkeu Chatib Basri usul Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Mendapat BLT
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China