Suara.com - Kantor CNN pecat tiga staf dalam seminggu terakhir karena datang ke kantor tanpa bukti vaksinasi Covid-19. Menyadur The Wrap Sabtu (07/08), pengumuman itu datang dari memo internal yang diberikan Jeff Zucker.
Kantor media yang berbasis di Amerika ini menambahkan bukti vaksinasi di sistem untuk melacak riwayat stafnya sebelum masuk kantor.
"Meskipun kami meminta Passcard, itu tidak wajib untuk menghasilkan kartu vaksin."
"Dalam seminggu terakhir, kami telah diberitahu tentang tiga karyawan yang datang ke kantor tanpa vaksinasi. Ketiganya telah dihentikan."
"Biar saya perjelas — kami memiliki kebijakan tanpa toleransi dalam hal ini. Anda perlu divaksinasi untuk datang ke kantor. Dan Anda perlu divaksinasi untuk bekerja di lapangan, dengan karyawan lain, terlepas dari apakah Anda masuk kantor atau tidak."
"Kami berharap dalam beberapa minggu ke depan, menunjukkan bukti vaksinasi dapat menjadi bagian formal dari proses WarnerMedia Passcard."
Sementara itu, kantor berita lain di Amerika sudah mewajibkan stafnya menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 sebelum mengakses kantor, seperti Washington Post dan New York Times.
Liputan TV CNN selama ini rutin mendorong pemirsa untuk divaksinasi. Mereka juga meremehkan outlet dan jaringan yang tidak melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Percepat Vaksinasi di DIY, Ambarrukmo Group Sasar 1.000 Orang Vaksin Gratis
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri