Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengunjungi salah satu gerai Vaksinasi Merdeka di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat. Fadil menyebut salah satu keunggulan program Vaksinasi Merdeka ialah mengutamakan keterlibatan lapisan masyarakat.
Menurutnya, program Vaksinasi Merdeka ini melibatkan seluruh rukun warga atau RW di Jakarta, ibu-ibu Dasawisma, hingga remaja masjid.
"Pasukannya ada ibu-ibu dasawisma, ada ibu mantik, ada kader lain seperti karang taruna, remaja masjid, SKDM, Posyandu dan tokoh masyarakat lokal yang mengetahui warganya secara detil rumah per rumah, orang per orang," kata Fadil di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/8/2021).
Fadil menyebut, total ada 687 gerai Vaksinasi Merdeka yang didirikan di 900 RW di wilayah Jakarta. Gerai-gerai tersebut sengaja didirikan di lingkungan RW agar memudahkan warga.
"Itu keunggulannya di Vaksinasi Merdeka karena melibatkan semua pihak, dan dia berada di depan pintu rumah masyarakat," katanya.
Adapun, kata Fadil, pihaknya menargetkan seluruh warga Jakarta telah tervaksin dosis pertama tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76.
Sehingga diharapkan herd immunity segera terbentuk untuk meminimalisir penularan Covid-19 di tengah masyarakat.
"Kalau enggak mau datang, langsung dijemput sama ibu-ibu mantik, didorong-dorong supaya datang. Mudah-mudahan dengan optimalisasi percepatan vaksin ini Jakarta semakin bergairah," katanya.
Baca Juga: Tarik Peminat, Polisi Bagikan Hadiah Mie Instan Hingga Kopi Bagi Peserta Vaksinasi
Berita Terkait
-
Syarat Mudah, Vaksinasi Merdeka Optimis Target 100 Persen Warga Jakarta Terpenuhi
-
Percepat Herd Immunity, Ratusan Warga Cipulir Ikut Program Vaksinasi Merdeka
-
Target 100 Persen Warga DKI Tervaksin pada 17 Agustus, Polda Metro Jaya: Kado Kemerdekaan
-
Program Mobil Vaksin Keliling DKI Jakarta Siap Percepat Vaksinasi Warga, Ini Jadwalnya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Anggota DPR Sebut Langkah Kejagung Kasasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen Melanggar KUHAP Baru
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
-
Pimpinan KPK akan Klarifikasi Penyidik Soal CCTV Mati Saat Geledah Rumah Ono Surono