Suara.com - Polda Metro Jaya optimis melalui program Vaksinasi Merdeka seluruh warga Jakarta telah tervaksin dosis pertama tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76.
Sebab, menurutnya syarat vaksinasi sangat mudah dan gerai-gerai telah didirikan di masing-masing rukun warga atau RW.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan hingga kini tercatat sebanyak 8 juta lebih warga Jakarta telah menjalani vaksinasi dosis pertama.
"Harapan kami nanti 17 Agustus 2021 warga DKI Jakarta memberi kado kemerdekaan berupa 100 persen warganya sudah divaksin Covid-19," kata Yusri dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (6/8/2021).
Yusri menjelaskan ada 687 gerai Vaksinasi Merdeka yang telah didirikan di 900 RW di wilayah DKI Jakarta. Program ini berlangsung selama 17 hari terhitung sejak tanggal 1 hingga 17 Agustus 2021.
"Kekuatan kita di relawan yang didukung anak muda kreatif yang membangun platform," jelas Yusri.
Adapun, Yusri menyebut peserta Vaksinasi Merdeka cukup membawa KTP jika ingin melaksanakan vaksin. Mereka juga bisa menggunakan jasa transportasi ojek online Gojek dengan promo potong tarif.
"Gerai-gerai vaksin juga dekat dari rumah karena ada di RW," pungkasnya.
Baca Juga: Antisipasi Jatuh Tempo, Jatim Butuh Pasokan 4,2 juta Vaksin Covid-19 Dosis Kedua
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah
-
PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon