Suara.com - Akun Facebook Menuju Surgamu (fb.com/104630087621189) pada 15 Maret 2021 menunggah sebuah gambar yang berisi keterangan pesawat dilarang melintas di atas kakbah karena kakbah adalah pusat bumi.
Berikut narasi yang beredar:
“Adakah anda tahu mengapa dilarang terbang di atas Kaabah dan tidak ada lapangan terbang di Mekah Maklumat itu akan mengejutkan anda Maklumat inilah yang membawa banyak orang memeluk agama Islam, terutama para saintis
Sumber: Safa
Kaabah adalah pusat bumi Ia adalah bahagian tengah bumi tanpa perbezaan tekanan Dan kerana pusat graviti, ia secara semula jadi menarik beban magnet ke tempat ini Ini adalah titik pertama untuk menyambut matahari terbit
Atas sebab-sebab ini dan hakikat bahawa Ka’bah adalah pusat graviti di Bumi sebagai pusat tarikan dan pertemuan sinaran graviti kosmik di permukaan bumi zon vakum di lapisan udara
Oleh itu, mustahil untuk terbang di atas Kaabah sama ada dengan burung atau bahkan dengan pesawat kerana ia adalah pusat tarikan magnet
Ini memang disahkan oleh sains bahawa pesawat dan burung tidak dapat terbang di atas Ka’bah kerana daya tarikan magnet
Inilah sebabnya mengapa di Arab Saudi tidak ada lapangan terbang di Mekah
Baca Juga: Viral Pemuda Ini Klaim Temukan Markas Alien di Bawah Laut
Ini juga menjelaskan mengapa walaupun terdapat banyak burung di sekitar Ka’bah, mereka hanya terbang di sekitar Ka’bah tidak di atas!
Segala puji bagi Allah Tuhan itu maha besar
Harus diingat bahawa Ka’bah adalah cahaya bumi Cahaya yang datang dari Ka’bah melewati ruang angkasa dan melalui langit dalam cahaya rumah Allah di langit (itu adalah cinta Baytil Ma ‘) yang berserenjang dengan rumah Allah di dunia (iaitu – mengatakan Ka ‘abah di bumi)
Allah Maha Besar
Kerana Allah telah memberkati Al-Quran di antara buku-buku Kaba di antara Masjid-masjid nabi di antara manusia Zam Zam di antara perairan bumi di antara planet
Semoga Allah memberkati anda dengan cara yang sama dan memberi anda dua kali ganda dari apa yang anda cari
Berita Terkait
-
Viral Pemuda Ini Klaim Temukan Markas Alien di Bawah Laut
-
Viral Omongan Kocak Remaja Ketakutan saat Disuntik Vaksin Covid-19
-
Duh Gawat! Atap Restoran Ini Nyaris Runtuh, Penyebabnya Jadi Sorotan Warganet
-
Lagi Kerja Jadi Kurir Antar Barang, Istri Ngamuk Pergoki Suami Selingkuh
-
TOP 3 NEWS: Marak Baliho Puan Maharani Hingga Kepindahan Lionel Messi ke PSG
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'