Suara.com - Pemerintah China akan melarang lagu-lagu yang dianggap mengandung kontern berbahaya di tempat-tempat hiburan seperti karaoke.
Menyadur Deutsche Welle Rabu (11/8/2021) kantor berita resmi pemerintah China Xinhua yang pertama kali melaporkan kebijakan tersebut pada Selasa (10/8/2021).
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China akan membuat daftar hitam berisi lagu-lagu karaoke yang dianggap mengancam masyarakat.
Selain itu, lagu-lagu yang dianggap mengancam persatuan nasional, kedaulatan atau integritas wilayah, serta lagu-lagu yang melanggar kebijakan agama dengan menyebarkan aliran sesat atau takhayul, juga akan masuk dalam daftar hitam tersebut.
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China juga akan melarang lagu-lagu yang mendorong kegiatan ilegal seperti perjudian dan narkoba.
Kementerian mengatakan penyedia konten ke tempat karaoke akan bertanggung jawab untuk mengaudit lagu-lagu yang mereka putar.
Pemerintah China menyebutkan jika aturan tersebut akan berlaku di seluruh negeri mulai 1 Oktober 2021.
Pemerintah juga mendesak agar penyedia tempat hiburan agar menyediakan musik yang dianggap sehat dan membangkitkan semangat persatuan.
China memiliki hampir 50.000 outlet hiburan dan perpustakaan musik dasar lebih dari 100.000 lagu, menurut Xinhua.
Baca Juga: 6 Lagu Daerah Sulawesi Selatan, Nomor 6 Pernah Jadi Soundtrack Film
China juga dikenal sebagai salah satu negara yang sangat mengatur bahkan berani menghapus konten yang mengandung kekerasan, pornografi, atau komentar sensitif secara politik.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah China telah menghukum sebuah platform video karena meng-hosting konten yang dianggap berselera rendah.
Tahun lalu, pejabat China juga sempat melarang sekitar 100 lagu yang mereka menurut mereka mempromosikan kekerasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional