Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia tengah berada diujung tanduk. Pasalnya, permasalahan utang yang dialami masih menghantui maskapai pelat merah tersebut.
Terakhir, Maskapai dengan logo burung Garuda itu memiliki utang Rp 70 triliun. Pemerintah bersama manajemen juga sudah menyiapkan opsi-opsi agar keuangan yang tadi memerah menjadi warna hijau.
Pemerhati penerbangan, Alvin Lie menyarankan, pemerintah dan pemegang saham segera memutuskan opsi mana yang bisa kembali menyehatkan Garuda.
Terlebih, rencananya, pada besok maskapai melakukan RUPS yang mana bisa memutuskan masa depan Garuda Indonesia.
"Cepat ada keputusan pemilik tentang opsi yang diambil. Agar ada kejelasan arah," ujar Alvin saat dihubungi, Kamis (12/8/2021).
Pemerintah, lanjut Alvin, juga segera mempercepat pencairan dana talangan operasional. Jika tidak, beban Garuda akan memuncak dan bisa berakibat buruk bagi operasional.
"Segera injeksi dana talangan operasional karena cash flow Garuda sudah nafas terakhir," ucap dia.
Selain itu, Alvin juga meminta kepada manajemen agar bisa merestruktur kembali biaya-biaya yang dikeluarkan, sehingga lebih efisien.
"Restruksturisasi biaya operasional, termasuk gaji, tunjangan dan lain-lain agar Garuda lebih efisien dan kompetitif," kata dia.
Baca Juga: Serikat Pekerja Garuda Indonesia Geruduk Erick Thohir Tuntut Penyegaran
Untuk diketahui, terdapat empat opsi dalam penyelamatan Garuda Indonesia. Pertama, pemerintah akan menyuntikkan modal atau pemberian pinjaman. Kedua, melakukan restrukturisasi utang.
Ketiga, pemerintah merestrukturisasi Garuda Indonesia sekaligus mendirikan perusahaan maskapai nasional baru. Dan keempat, pemerintah bakal melikuidasi Garuda Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Laporan Suara.com dari Davos: Bicara Investasi, Prabowo Pastikan Supremasi Hukum di Indonesia
-
Jakarta Diprediksi Hujan Seharian Jumat Ini, Simak Rincian Cuaca di Wilayah Anda
-
Cincin Akik Hijau Jadi Sorotan, Diduga Hantam Wajah Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras