Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan mendapat peringkat pertama dalam survei elektabilitas yang dilakukan lembaga Indonesia Politicial Opinion.
Elektabilitas Anies mengungguli 19 tokoh yang disurvei. Anies memperoleh 18,7 persen dukungan dari responden.
Muncul temuan menarik dalam survei IPO yang terbaru, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berada pada peringkat kelima (7,8 persen) sebagai tokoh potensial.
Tapi menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman semua hasil survei menyangkut partainya akan menjadi masukan untuk merumuskan kebijakan selanjutnya.
"Tentu kami menjadikan semua hasil survei baik yang bagus maupun yang kurang bagus sebagai masukan pada Partai Gerindra untuk menentukan dan merumuskan kebijakan yang ke depan," kata Habiburokhman dalam diskusi bertajuk Pandemi & Konstelasi Politik 2024 secara virtual, Sabtu (14/8/2021).
Bagi Gerindra, kata Habiburokhman, lebih mempercayai hasil survei yang dibuat tim internal partai.
"Tapi kami kalau survei tentu yang paling kami percaya adalah survei yang kami lakukan sendiri dan hasilnya tidak kami buka, untuk kami sendiri," katanya.
Hasil survei juga menunjukkan tokoh-tokoh potensial, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (16,5 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (13,5 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti (9,9 persen) atau satu tingkat di atas Prabowo.
Prabowo berada di urutan kelima. Di bawah Prabowo ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (6,2 persen).
Baca Juga: 10 Urutan Elektabilitas Capres versi Survei, Baliho Tak Mempengaruhi
Selanjutnya, Erick Thohir (4,7 persen), Tito Karnavian (3,6 persen), Airlangga Hartarto (2,5 persen), Zulkifli Hasan (1,9 persen), Haedar Nashir (1,7 persen), Puan Maharani (0,9 persen), Said Aqil Siroj (0,8 persen), Gatot Nurmantyo (0,7 persen), Muhaimin Iskandar (0,5 persen).
Luhut Binsar Pandjaitan (0,3 persen), Surya Paloh (0,2) persen, Suharso Monoarfa (0,0 persen), Grace Natalie (0,0 persen), Mahfud MD (0,0 persen). Sebanyak 9,6 persen responden memilih opsi tidak tahu atau tidak menjawab.
Faktor persepsi responden memilih tokoh karena 32 persen melihat dari kejujuran tokoh, 26 persen ketegasan, 17 persen berprestasi, 10 persen bersih, 9 persen profesional, dan 6 persen religius.
Survei IPO diselenggarakan 2 Agustus hingga 10 Agustus 2021. Survei yang melibatkan 1.200 responden tersebut menggunakan metode multistage random sampling dengan pengukuran kesalahan 2,50 persen dan tingkat akurasi data 97 persen.
Berita Terkait
-
Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya