Suara.com - Masyarakat Jakarta diajak memaknai Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia dengan bersatu menghadapi pandemi COVID-19.
Dalam amanat ketika memimpin upacara HUT ke-76 RI, Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyebut COVID-19 seolah cermin yang artinya seluruh lapisan masyarakat diingatkan bahwa keselamatan di atas semuanya.
"Artinya pandangan boleh berbeda, latar belakang boleh beda, sikap terhadap berbagai urusan boleh berbeda, tapi begitu menyangkut keselamatan sesama maka kita harus bersatu, kita harus bekerja bersama, kita harus kolaborasi, karena yang kita hadapi tidak membeda-bedakan," kata Anies.
Hal ini, kata Anies, sebagaimana dahulu Bangsa Indonesia berhadapan dengan kolonialisme yang tidak membeda-bedakan, namun penjajahan dan penindasan selama ratusan tahun bisa diakhiri melalui persatuan.
"Sekarang, kita harus menunjukkan bahwa kita mampu (bersatu) sebagaimana generasi sebelum kita," ujar Anies.
Anies juga menceritakan bahwa Kemerdekaan Indonesia tidak didapatkan dengan cara instan, apalagi dengan waktu yang singkat. Para pendiri Bangsa Indonesia membutuhkan perjalanan waktu sekitar 17 tahun dimulai dari pengukuhan persatuan lewat Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 hingga 1945 dengan kekuatan stamina luar biasa tanpa tahu kapan berakhir dan kapan meraih kemenangan.
"Mungkin dalam buku sejarah 17 tahun itu bisa selesai diketahui hanya lima sampai 10 menit tapi bagi yang menjalani butuh stamina luar biasa. Hari ini kita generasi penerus republik ini, dihadapkan tantangan yang butuh stamina panjang, dengan harus menghadapi COVID-19 tiap hari, tiap pekan, tiap bulan, bahkan sudah lintas tahun," tutur Anies.
Di masa pandemi ini, kata Anies, seluruh diuji mulai dari stamina intelektual, mental hingga fisik dalam berjuang menghadapi tantangan yang tak kecil berupa pandemi COVID-19.
"Karenanya mari tunjukkan Republik ini masih punya pejuang-pejuang sebagaimana pejuang-pejuang yang merintis kemerdekaan, bahwa kita akan mampu melewati ini semua. Singkirkan perbedaan-perbedaan, cari kesamaan-kesamaan, cari titik temu, cari kebersamaan, itu pelajaran yang diberikan oleh para pendiri republik ini," Anies menambahkan. [Antara]
Baca Juga: Perpanjangan STNK, Ini 14 Titik Samsat Keliling di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur
-
Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi
-
Misteri Harta Jampidsus Febrie: LHKPN Rp18 M vs Temuan Emas 74 Kg di Rumah Sentul City
-
Tak Lagi Berbasis Latihan Kemiliteran, Pelatihan SPPI Kini Lebih Humanis
-
Kesaksian Orang Dalam Cafe deClan: Ada Perdebatan Sebelum Polisi Bongkar Ruang Rahasia
-
Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Pemerintah Menjaga Daya Beli Masyarakat
-
Muncul Rumor Dua Jenderal Ikut Geruduk Polda Metro Jaya, TNI Buka Suara