- Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi Istana telah menerima surat usulan nama calon hakim Mahkamah Konstitusi baru dari Mahkamah Agung.
- Presiden Prabowo Subianto direncanakan melantik hakim konstitusi tersebut di Jakarta dalam kurun waktu satu minggu ini saja.
- Istana mempertimbangkan penggabungan prosesi pelantikan hakim Mahkamah Konstitusi dengan anggota Ombudsman RI demi efisiensi agenda kenegaraan tersebut.
Suara.com - Kursi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang ditinggalkan Anwar Usman karena pensiun akan segera terisi. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa pihak Istana telah resmi menerima surat dari Mahkamah Agung (MA) terkait nama calon hakim konstitusi yang baru.
Meski surat sudah di tangan, Prasetyo masih menutup rapat identitas sosok yang akan mengemban amanah di benteng konstitusi tersebut.
"Nanti diumumkan," singkat Pras saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Terkait jadwal pelantikan, Prasetyo memastikan prosesi pengambilan sumpah jabatan tidak akan memakan waktu lama.
Jika tidak ada hambatan, hakim MK yang baru tersebut rencananya akan dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pekan ini juga.
"Direncanakan secepatnya dalam Minggu ini," ungkapnya.
Tak hanya pelantikan hakim MK, Istana juga tengah menyiapkan agenda pelantikan untuk lembaga negara lainnya.
Pras menyebut ada rencana untuk menggabungkan seremoni pelantikan hakim MK tersebut dengan pelantikan anggota Ombudsman RI agar lebih efisien.
"Ada rencana bersamaan," pungkasnya.
Baca Juga: Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan