Suara.com - Memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membentangkan bendera Merah Putih saat keberangkatan KA pada Selasa, 17 Agustus 2020.
Pembentangan bendera Merah Putih yang diiringi pemberian salam penghormatan ini dilakukan pada saat melepas keberangkatan kereta api dari area Daop 1 Jakarta yakni Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
Sesaat sebelum KA berangkat penumpang juga diajak untuk memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih dengan diiringi pemutaran lagu Indonesia Raya.
Pada momen kemerdekaan ini sejumlah KA jarak jauh juga menggunakan livery atau hiasan bernuansa tema kemerdekaan mulai dari lokomotif hingga rangkaian kereta.
Peringatan hari kemerdekaan juga diikuti petugas di berbagai titik area Stasiun serta wilayah kerja KAI, tepat pukul 10.17 WIB para petugas yang berada di stasiun dan di lapangan akan memberikan salam penghormatan pada prosesi penaikan bendera yang disaksikan melalui media visual. Kegiatan juga akan diikuti oleh para penumpang KA dalam perjalanan yang dipimpin oleh kondektur.
Di tengah pandemi Covid-19, KAI Daop 1 Jakarta ingin menjadikan momen peringatan HUT Kemerdekaan RI dirasakan oleh pelanggan KA dan para stakeholder agar semangat berjuang melawan pandemi Covid-19. Pada peringatan kemerdekaan ini petugas frontliner khususnya costumer service dan loket juga akan menggunakan pakaian pahlawan pada saat melayani di stasiun.
Selain itu, ratusan bingkisan juga akan dibagikan kepada penumpang di atas KA dan calon penumpang yang ada di ruang tunggu stasiun Gambir dan Pasarsenen. Pada kesempatan yang sama, KAI Daop 1 Jakarta juga akan membagikan paket sembako kepada para pekerja porter yang ada di stasiun.
“Dengan dilaksanakannya pembentangan bendera Merah Putih tepat di HUT Kemerdekaan RI ke-76 ini, kami berharap semangat kemerdekaan itu terus ada dan terus bergelora di dalam jiwa masyarakat, khususnya pelanggan KA agar terus semangat berjuang melawan pandemi Covid-19," kata Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta Suryawan Putra Hia dalam pernyataan tertulis.
Suryawan menambahkan KAI sebagai perusahaan penyedia jasa transportasi kereta api akan selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, terutama di masa pandemi Covid-19 akan terus berkomitmen mendukung langkah Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-76, DFSK Tawarkan Promo Khusus
“KAI telah menjadi transportasi andalan yang Adaptif, Solutif, Kolaboratif Untuk Indonesia dalam rangka mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” kata Suryawan.
Pada bulan Agustus 2021, seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat di Jawa dan Bali, setiap harinya KAI Daop 1 Jakarta hanya mengoperasikan 16 KA, di antaranya 10 KA keberangkatan dari Stasiun Gambir dan 6 KA keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen. Jumlah KAJJ tersebut dikurangi dari jumlah keberangkatan KA reguler yang dioperasikan pada masa pandemi (sebelum PPKM Darurat).
Beroperasi pada masa PPKM Darurat Level 4, perjalanan KA di wilayah Daop 1 Jakarta akan diberlakukan pembatasan okupansi penumpang sebanyak 70 persen dari kondisi normal. Selain itu, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan pelanggan KA, yang berlaku berlaku mulai 13 Agustus 2021.
Pertama, menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.
Kedua, menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
Ketiga, pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.
KAI Daop 1 Jakarta kembali mengimbau kepada pengguna KA jarak jauh saat melakukan perjalanan KA harus dalam kondisi sehat saat melakukan perjalanan KA (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen.
Berita Terkait
-
Tarif Transportasi Jakarta saat HUT RI Direvisi, dari Rp1 Jadi Rp8
-
5 Rekomendasi Face Painting Terbaik Buat Riasan 17 Agustusan, Aman untuk Anak-anak!
-
5 Contoh Undangan Malam Tirakatan 17 Agustus 2026 via WA: Praktis, Singkat, dan Sopan
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi