Suara.com - Viral pria bisu jalan kaki dari Bogor ke Bandung demi membelikan handphone untuk anaknya. Kisah perjuangannya diceritakan oleh seorang pengguna TikTok.
Video ayah jalan kaki Bogor-Bandung demi membeli HP untuk anaknya ini pun membuat para pengguna TikTok terharu.
Sosok ayah yang viral ini bernama Tikno, seorang kuli bangunan kelahiran Malang, Jawa Timur.
Dirinya bekerja sebagai kuli bangunan di Bandung. Ia membawa uang Rp 600 ribu untuk membelikan handphone anaknya.
Dijelaskan dalam video tersebut, Tikno merupakan seorang tunawicara dan tunarungu.
Kisah perjuangan Tikno demi membelikan handphone untuk anaknya membuat warganet terharu. Berikut kisahnya seperti disadur dari BeritaHits.id.
Jadi Kuli Bangunan
Dijelaskan dalam video tersebut, Tikno membawa uang Rp 600 ribu untuk membelikan handphone anaknya.
Uang tersebut dia peroleh dari hasil bekerja sebagai kuli bangunan di Bandung.
Baca Juga: Penonton Melecehkan Biduan di Atas Panggung, Langsung Kena Mental saat Dibalas Begini
Tikno mencoba menjelaskan melalui tulisan kepada pegawai toko handphone tersebut bahwa dirinya hendak membeli hp untuk anaknya.
Dirinya meminta izin untuk membeli handphone sesuai dengan uang yang ia miliki.
Kemudian, Tikno bercerita dirinya kerja di Bogor selama 1 bulan 2 hari. Dirinya tidak digaji oleh atasannya.
Akhirnya, Tikno memilih jalan dari Bogor ke Bandung dan menjadi kuli bangunan.
Tak hanya itu, dirinya bercerita sempat diambil dompet dan hpnya di perjalanan.
Tikno mengaku ingin pulang ke Malang, akan tetapi dirinya harus membelikan handphone untuk putrinya.
Dirinya mengaku bersedia untuk berjalan kaki. Hingga akhirnya, iapun mendapatkan handphone untuk diberikan kepada anaknya.
Dalam video tersebut, Tikno tampak memakai baju dan peci berwarna putih.
Komentar Warganet
Kisah Tikno demi membelikan hp untuk anaknya langsung mencuri perhatian warganet.
Mereka ikut terharu dan memberikan tanggapan serta responsnya.
"Semoga anaknya bisa bahagiain orang tuanya kelak," balas warganet.
"Ya Allah sosok a"Perjuangan seorang ayah,"yah emang luar biasa perjuangannya untuk anak, jadi selama ini aku yang kurang bersyukur," komentar warganet.
"Perjuangan seorang ayah," timpal warganet.
"Nggak bisa nggak netes kalau masalah perjuagan seorang ayah," kata warganet lain.
Video itu dapat dilihat di SINI.
Berita Terkait
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa