Suara.com - Video pembuatan kue ulang tahun atau ultah baru-baru ini menjadi viral. Pasalnya, kue itu diklaim halal tapi haram sehingga memicu kebingungan.
Proses pembuatan kue ultah halal tapi haram ini dibagikan oleh akun TikTok @gpjkt. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 18 juta kali dan mendapat 1,1 juta tanda suka.
Dalam video, tampak pria sedang membuat sebuah kue tart. Ia menyebut kue itu halal tapi haram karena akan diberi hiasan minuman keras.
"Kue halal tapi haram. Hah gimana tuh ceritanya? Kue ini halal, tapi nanti di atasnya nanti ada botol minuman keras gitu. Kue ini bentuknya ember," jelas pria dalam video tersebut seperti dikutip Suara.com, Minggu (22/8/2021).
Kue yang berbentuk mirip tabung itu sendiri dibalik dan dirapikan. Selanjutnya, kue dilapisi dengan krim cokelat dengan rata.
Kue ulang tahun itu dibentuk sedemikian rupa agar mirip ember. Setelah dilapisi krim cokelat, kue mulai dilapisi dengan krim berwarna putih.
Pria itu kemudian melubangi tengah kue agar bisa ditaruh minuman keras. Ia melakukannya dengan perlahan agar tidak merusak keseluruhan kue.
"Nah ini kita bolongin buat tempat botolnya nanti. Kue ini halal karena tidak ada kandungan alkoholnya, tapi nanti di tengahnya kita akan taruh botol sampanye. Jadi nyampur antara halal sama haram," jelasnya.
Selanjutnya, kue itu dihias dengan menambahkan nama dan kawat. Hasilnya, kue itu sudah berbentuk ember lengkap dengan kawat pegangannya.
Baca Juga: Viral Aksi Pria Tiru Makeup Nikahan Lesti Kejora, Hasilnya Bikin Cewek Minder
Sang pria lantas mengecat kue dengan pewarna makanan berwarna perak. Lalu ia mulai memasukkan botol sampanye ke tengah kue itu.
Tak lupa, pria ini menambahkan es batu palsu dari jelly. Es batu itu ditaruh di atas ember, untuk melingkari botol sampanye.
Akhirnya, kue ulang tahun lengkap dengan sampanye jadi. Kue itu sama sekali tidak seperti kue pada umumnya, namun justru sangat mirip ember minuman.
Hasil kue ulang tahun yang unik itu ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar terpana sampai pujian melihat hasil kue berbentuk ember tersebut.
"Sumpah bagus banget, gak pernah kecewa ngelihat hasilnya," puji warganet.
"Selesai makan kue langsung mabuk," sahut warganet.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Pria Tiru Makeup Nikahan Lesti Kejora, Hasilnya Bikin Cewek Minder
-
Hujan Deras, Rumah Ini Kebocoran Parah, Warganet: Air Terjun Itu Mah!
-
Kuli Bangunan Hidup di Tenda Terpal Bersama 6 Anak, Kondisi Tempat Tinggal Memprihatinkan
-
Viral Cewek Ngaku Nikah saat Pulang Sekolah, Rencana Masa Depannya Bikin Geleng-geleng
-
Viral Video Cewek Bongkar Ritual Intim saat Mandi, Kaum Hawa yang Lain Enggan Disamakan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan