Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menjalani wisuda doktor dalam jaringan (daring) dengan IPK 4.0 atau cumlaude.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima ANTARA, di Jakarta, Rabu, gelar doktor Edhie Baskoro Yudhoyono resmi disahkan melalui Wisuda Daring Program Pendidikan Sarjana, Profesi Dokter Hewan, Magister, dan Doktor Tahap VII Tahun 2021 Institut Pertanian Bogor (IPB). Acara ini berlangsung hari Rabu sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.25 WIB.
Ibas merupakan mahasiswa Program Doktor Manajemen Bisnis (DMB) Angkatan 12 dan telah melakukan uji disertasi berjudul “Strategi Pembiayaan dan Investasi untuk Pengembangan Pariwisata Terpadu yang Berkelanjutan dan Inklusif” yang disiarkan secara langsung dan disaksikan ribuan masyarakat Indonesia.
Ibas menerangkan bahwa pemilihan disertasi dengan topik pengembangan pariwisata terpadu disebabkan belum ada studi yang secara khusus mengkaji strategi pembiayaan dan investasi untuk pengembangan pariwisata terpadu, inklusif, dan berkelanjutan.
Hasil penelitian Ibas mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, khususnya apresiasi dari Dewan Penguji. Prof. DR. Ir. M Syamsul Maarif, M.Eng merupakan salah satu dewan penguji disertasi milik Ibas. Ia menilai bahwa hasil disertasi Ibas sangat sempurna.
“Pertama, selamat promovendus Edhie Baskoro Yudhoyono yang telah menghasilkan suatu disertasi yang sangat ilmiah dan sempurna. Kenapa saya bilang sempurna? Karena metodenya sangat lengkap, multimethod, semua ada,” tutur Prof. Maarif.
Prof Maarif juga mengatakan bahwa Ibas berbeda dari politisi kebanyakan, karena disertasi yang diangkat bukan persoalan politik. Biasanya, kata Prof. Maarif, di jurusan apa pun, politikus selalu membuat disertasi politik dan tidak ada yang analisisnya seluas disertasi milik Ibas.
“Disertasi ini perlu diapresiasi bukan karena siapanya melainkan isinya,” ucap Prof. Maarif.
Sementara itu, dari pihak keluarga, mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan ayahanda Ibas mengatakan Ibas telah memperlihatkan bahwa ia memiliki kepedulian terkait masalah yang sangat krusial di negeri ini, yaitu masalah ekonomi, investasi pembangunan, kepariwisataan, dan sekaligus memberikan solusi melalui disertasinya.
Baca Juga: Ibas Ajak Masyarakat Indonesia Tetap Tersenyum
SBY memaknai kelulusan Ibas sebagai awal yang baru.
“Untuk EBY (Edhie Baskoro Yudhoyono) ini adalah a new beginning for you. Insyallah a good beginning,” kata SBY.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV