Suara.com - Serentetan ledakan yang dipicu oleh kebakaran di pangkalan militer di Kazakhstan selatan menewaskan empat prajurit dan melukai lebih dari 60 orang, menurut otoritas negara Asia tengah tersebut, Jumat (27/8/2021).
Belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab kebakaran pada Kamis di fasilitas penyimpanan bahan peledak di Provinsi Zhambyl itu, kata Menteri pertahanan Nurlan Yermekbayev saat jumpa pers.
Empat prajurit tewas ketika berupaya memadamkan kobaran api yang memicu serentetan ledakan, katanya.
Ia menambahkan bahwa bahan peledak itu berasal dari salah satu fasilitas di Kota Arys setelah peristiwa serupa pada 2019 menelan empat korban jiwa.
Otoritas telah mengevakuasi ratusan orang dari area sekitar dan menutup jalan utama yang menghubungkan provinsi tersebut dengan kota terbesar Almaty. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Puluhan Anggota Taliban Tewas Jadi Korban Ledakan di Luar Bandara Kabul
-
Seranga Bom di Bandara Kabul, Joe Biden Cemas Sampai Rapat 2 Jam: Kami Marah..!
-
Pesan Biden ke ISIS Usai Ledakan Bandara Kabul: Tak Termaafkan, Kami akan Memburu Anda!
-
Viral Kapal Terbakar di Sungai Musi, Tiga Orang Terluka
-
Penampakan Memilukan Usai Bandara Kabul Diguncang Dua Ledakan Tewaskan 60 Orang
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional