Bantuan untuk belasan provinsi di Indonesia dari Perth
Sementara itu warga di setidaknya 10 provinsi Indonesia telah menerima uluran tangan dari komunitas Indonesia di Perth melalui inisiatif organisasi Karyawan Indonesia di Perth Australia (KIPAS).
Dana sebesar A$13,000 (Rp136 juta) telah disalurkan kepada relawan yang membantu membelikan obat-obatan, masker, tabung oksigen, hingga kantung jenazah di rumah sakit.
Uang yang dikumpulkan sejak 3 Juli tersebut juga dipakai untuk membeli persediaan makanan bagi pasien isolasi mandiri.
"Memang KIPAS bergerak di bidang sosial ... dan juga teman kita yang berada di Western Australia ini kecintaan terhadap Indonesia itu memang sangat luar biasa," kata Jubaidi Anuar, ketua KIPAS.
Usaha ini akan terus dijalankan "sampai teman-teman di Indonesia sedikit bisa bernapas", ujar Jubaidi.
"Kami akan terus berjalan sampai kondisi di Indonesia lebih bagus dan akan berusaha semaksimal di sini dengan mengumpulkan dana walaupun dengan A$50c (Rp5 ribu) akan kita terima," tuturnya.
Sebelumnya, organisasi yang berumur dua tahun tersebut juga sudah beberapa kali bergerak di masyarakat, termasuk menolong mahasiswa asal Indonesia yang tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah di tengah 'lockdown' tahun lalu.
"Kita bantu makanan mereka setiap hari, kehidupan keluarga mereka setiap hari, biaya sewa rumah dan lain-lain," katanya.
Baca Juga: Fosil Perempuan di Sulawesi Ungkap Hubungan dengan Penduduk Asli Australia
"Juga ada masyarakat yang stres karena kehilangan pendapatan, kita bantu semampu kita, semampu masyarakat kita di sini."
Berkaca dari kegiatannya selama ini, ia mengajak semua warga untuk melakukan hal yang sama.
"Karena bagaimana pun kita harus bergotong-royong, harus bersama-sama membantu saudara-saudara kita di Indonesia yang sangat membutuhkan," ujarnya.
Doa dan dukungan bagi 120 pasien isolasi mandiri
Doa untuk Indonesia juga dipanjatkan dari Melbourne, Victoria, sebagai acara tahunan dari Badan Kerja Sama Umat Kristiani (BKS) Victoria.
Lebih dari 70 partisipan bergabung dalam acara yang diadakan online hari Sabtu (21/08) tersebut.
Mereka merupakan gabungan dari 26 gereja, satu sekolah Alkitab, dan satu persekutuan doa.
"Harapan saya Indonesia bisa pulih ya," kata Harry Sibuea, Ketua BKS Victoria.
"Tapi bukan cuma untuk Indonesia, juga untuk Australia. Seperti kita tahu, Melbourne dan Sydney khususnya yang lagi mengalami 'lockdown'."
Pada kesempatan itu, BKS Victoria juga mengajak peserta untuk menyisihkan uang mereka bagi masyarakat di Indonesia.
"Di acara kami, kami selalu fundraising, kami minta tiap gereja membantu menyumbang untuk yayasan tertentu," katanya.
Di Indonesia kalau sampai PPKM kasihan rakyat kecil, mereka kalau enggak kerja enggak makan," kata Harry.
"Kita berharap supaya pemerintah juga fokus kepada orang-orang kecil."
Berita Terkait
-
Fosil Perempuan di Sulawesi Ungkap Hubungan dengan Penduduk Asli Australia
-
Seorang WN Australia Hilang di Laut Mentawai Sumbar
-
Di Australia, Pilot Nganggur Kini Dilatih Operasikan Mesin Panen Gandum
-
Diserbut Varian Delta, Rumah Sakit di Sydney Bikin Tenda Darurat
-
Australia Evakuasi Orang di Afganistan, Tapi Tolak Visa Eks Satpam Kedubes
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul