Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa lonjakan pandemi belum selesai, masih ada 11 provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan 11 provinsi tersebut, antara lain Aceh naik 152 persen, Sulawesi Tengah 111 persen, Gorontalo 57 persen, Kalimantan Selatan 47 persen, Sumatera Utara 44 persen.
Lalu; Kalimantan Utara 24 persen, Sulawesi Barat 24 persen, Bali 15 persen, Bangka Belitung 10 persen, Sulawesi Selatan 5 persen, dan Jambi 5 persen.
"Ini perlu menjadi perhatian, masih ada 11 provinsi yang mengalami kenaikan kasus positif di bulan Agustus jika dibandingkan dengan bulan Juli," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis (2/9/2021).
Selain itu, masih ada juga 5 provinsi yang mengalami kenaikan angka kematian, antara lain; Bali naik 752 kasus, Sumatera Utara naik 610 kasus, Lampung naik 585 kasus, Kalimantan Selatan naik 501 kasus, dan Sulawesi Tengah naik 470 kasus.
"Pada kematian, dari 34 provinsi hanya 8 yang menunjukkan penurunan pada Agustus dibanding Juli, 5 provinsi ini mengalami kenaikan tertinggi," jelasnya.
Wiku meminta pemerintah daerah dan masyarakat tidak lengah melihat penurunan kasus secara nasional sebab data-data di atas membuktikan bahwa lonjakan pandemi masih terjadi.
"Kenaikan kasus harus tetap diantisipasi, mengingat saat ini sudah dilakukan pembukaan aktivitas sosial ekonomi bertahap, ditambah varian delta yang paling banyak ditemukan di Indonesia dibandingkan varian lainnya," ucap Wiku.
Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.109.093 orang Indonesia, kini masih terdapat 176.638 kasus aktif, 3.798.099 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 134.356 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: Update 2 September: Tambah 8.955, Positif Covid-19 Indonesia, Kini Capai 4.109.093 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh