Suara.com - Saadi Kadhafi, yang pernah menjadi pesepakbola profesional di sejumlah klub Liga Italia, dibebaskan dari penjara atas kasus pembunuhan.
Berdasarkan laporan terbaru, Saadi Kadhafi langsung diterbangkan ke Turki.
Libya akan mengadakan pemilu bulan Desember mendatang.Saadi Kadhafi, putra mendiang diktator Muammar Kadhafi yang digulingkan pada tahun 2011, telah dibebaskan dari sebuah penjara di Libya, demikian kata Kementerian Kehakiman Libya pada Minggu (5/9/2021).
"Saadi Moamer Kadhafi telah dibebaskan dari penjara," demikian bunyi pernyataan tersebut dikutip dari kantor berita AFP.
Disebutkan bahwa Saadi dipersilakan untuk tetap tinggal di Libya atau pergi. Belum jelas apakah Saadi masih berada di negara itu, tetapi sejumlah media lokal melaporkan bahwa Saadi telah terbang ke Turki.
Siapakah Saadi Kadhafi?
Saadi merupakan anak ketiga dari delapan anak yang dimiliki mantan pemimpin Libya Muammar Kadhafi.
Selama 42 tahun ayahnya berkuasa, Saadi terkenal akan gaya hidup mewahnya dan suka berganti-ganti pasangan.
Ia pernah melarikan diri ke Niger selama pemberontakan yang didukung oleh NATO di tahun 2011, tetapi ia diekstradisi ke Libya pada 2014.
Baca Juga: Libya Bebaskan Putra Muammar Gaddafi, Saadi Gaddafi
Saadi yang seorang mantan pemain sepak bola profesional di Italia, telah ditahan di penjara Tripoli selama lebih dari tujuh tahun atas kejahatan yang dilakukan terhadap pengunjuk rasa dan pembunuhan pelatih sepak bola Libya Bashir al-Rayani pada tahun 2005.
Pada tahun 2018, kementerian kehakiman memutuskan Saadi Khadafi dinyatakan tidak bersalah atas pembunuhan, penipuan, ancaman, perbudakan, dan pencemaran nama baik mantan pemain sepak bola Bashir Rayani.
Pertikaian faksi-faksi
Setelah kematian Moammar Kadhafi pada tahun 2011 silam, situasi Libya menjadi kacau balau. Faksi-faksi yang bertikai memperebutkan kekuasaan di negara kaya minyak itu sampai gencatan senjata tahun 2020 membuka jalan bagi pembicaraan damai antara berbagai kelompok di timur dan barat negara itu.
Menanggapi bebasnya Saadi, lewat cuitannya pada hari Minggu (05/09), Perdana Menteri interim Abdul Hamid Dbeibah mengatakan: "Kita tidak dapat bergerak maju tanpa mencapai rekonsiliasi atau mendirikan negara tanpa mencapai keadilan, menegakkan hukum, menghormati prinsip pemisahan kekuasaan dan mengikuti prosedur dan keputusan pengadilan."
"Atas dasar ini, warga 'Al-Saadi Gaddafi' dibebaskan hari ini, dalam pelaksanaan pembebasan yang dikeluarkan terhadapnya oleh Jaksa Penuntut Umum," tambah Dbeibah.
Dbeibah memimpin pemerintahan transisi yang dibentuk pada bulan Maret lalu yang bertugas untuk mengawasi pemilihan nasional yang ditetapkan pada bulan Desember mendatang.
Berita Terkait
-
Libya Bebaskan Putra Muammar Gaddafi, Saadi Gaddafi
-
CEK FAKTA: Benarkah Muammar Khadafi Sudah Prediksi Pandemi Covid-19?
-
Catatan Tersembunyi Tentara Bayaran Rusia di Perang Suriah hingga Libya
-
Setelah Cetak Sejarah Olimpiade, Kevin Cordon dan Muamar Khadafi Berpisah
-
Turki Dituding Kerahkan Robot Pembunuh di Libya
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan