Suara.com - Alvin (24), salah satu narapidana yang tewas dalam tragedi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang disebut-sebut seharusnya sudah bisa menghirup udara bebas pada Agustus kemarin. Hal itu diungkap keluarga korban saat mendatangi posko Antemortem untuk menyerahkan data-data jenazah korban kebakaran di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).
Jumono rela datang dari Wonosobo, Jawa Tengah ke Jakarta untuk menemani orang tuanya memberika bukti-bukti berkaitan dengan identitas korban ke posko Antemortem. Jumono merupakan sepupu dari korban Alvin.
Jumono mengatakan bahwa saudaranya itu seharusnya sudah bebas dari penjara pada bulan lalu. Namun, ia sendiri tidak mengetahui mengapa Alvin belum bebas sampai September, salah satu alasannya karena rumah mereka berbeda kota juga minim komunikasi dengan orang tua korban.
Selain itu, Jumono juga punya rencana untuk bertemu Alvin ketika sudah bebas tapi sayangnya hal itu tak terwujud.
“Alvin seharusnya Agustus kemarin sudah keluar, tapi, ya, enggak tahu kenapa kok sampai September belum juga keluar, sekarang dia malah pergi untuk selama-lamanya,” kata Jumono saat ditemui dengan mata sembab.
Alvin merupakan salah satu warga binaan Lapas Tangerang, dia divonis penjara tiga tahun delapan bulan karena kasus narkotika.
Jumono menambahkan jika kedua orang tua Alvin masih syok dan belum percaya sampai sekarang bahwa anaknya Alvin sudah tiada.
“Bukde dan Pakde saya sampai sekarang masih syok, saya pelan-pelan berusaha meyakinkan,” tambah Jumono.
Terakhir Jumono berkomunikasi dengan korban yaitu ketika perayaan Idul Adha. Ia berharap agar jenazah saudaranya cepat sampai di rumah.
Baca Juga: Keluarga Diminta Bawa Bukti Tambahan soal Ciri-ciri Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang
“Sekarang cuma berdoa agar prosesnya lancar dan saudara saya bisa cepat dimakamkan,” tambahnya.
Sejak kemarin, keluarga napi korban tewas dalam kebakaran di Lapas Klas I Tangerang berdatangan ke RS Polri. Mereka datang untuk memberikan data korban tewas di posko antemortem.
Diketahui, jika Lapas Klas 1 Tangerang dilanda kebakaran hebat pada Rabu dini hari kemarin. Korban tewas dalam insiden itu pun kembali bertambah sehingga totalnya mencapai 44 orang. Kemudian delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan. (Aulia Ivanka Rahmana)
Berita Terkait
-
Keluarga Diminta Bawa Bukti Tambahan soal Ciri-ciri Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang
-
Rudhi, Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi Lewat Sidik Jari
-
Suami Mimpi Anaknya Hilang, Ibu Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tak Punya Firasat Buruk
-
Video Call Sebelum Lapas Terbakar, Kisah Pertemuan Terakhir Hengky dengan Tunangannya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol