Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya memasang garis polisi (police line) di dua tempat karaoke di Jakarta Utara dan Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (11/9/2021).
Kedua tempat karaoke itu disegel lantaran melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3. Dalam aturannya, jenis usaha tempat karaoke belum dapat beroperasi.
"Kami tutup karena dalam PPKM Level 3 ini karaoke tidak diperkenankan untuk buka. Dua-duanya di police line," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa dikonfirmasi, Sabtu (11/9/2021).
Penyegelan tempat karaoke di Tangsel dilakukan aparat Ditresnarkoba di Hotel Venesia, Serpong, Tangerang Selatan. Satu lainnya di Hollywood International Executive Club di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Mukti menyebut di dua lokasi tersebut, jajarannya juga menemukan minuman beralkohol yang diduga palsu atau tanpa izin peredaran.
Pihaknya pun juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) apakah bisa ditindak dalam pidana umum.
"Kalau ada minum keras yang melanggar kesehatan akan kita tindak juga, kita akan koordinasi dengan Krimum apakah ada pidananya," ungkap Mukti.
Selanjutnya, terkait penyegelan tempat karaoke tersebut, Mukti mengatakan akan diserahkan kepada Satpol PP di masing-masing wilayah, untuk ditindaklanjuti soal sanksi apa yang diberikan usai kedapatan melanggar PPKM Level 3.
Baca Juga: Nekat Beroperasi, Tempat Karaoke di Jakarta Utara dan Tangsel Disegel
Berita Terkait
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan
-
Polisi Hentikan Laporan Yoni Dores, Lesti Kejora Tak Terbukti Langgar Hak Cipta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?