Suara.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta hingga kini tercatat masih bertahan di level 3. Persoalannya bersumber pada masih rendahnya tingkat cakupan vaksinasi di daerah tetangga yang meliputi Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Meski begitu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi situasi ini dengan santai. Karena menurutnya, masyarakat mesti memahami penetapan level PPKM di Jakarta yang dilakukan oleh pemerintah pusat juga harus beriringan dengan kondisi daerah sekitarnya.
"Ya kita harus memahami satu sama lain. Tentu pemerintah pusat punya alasan," kata Riza di Balai Kota DKI, Jumat (24/9/2021).
Riza mengakui, saat ini kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta sudah jauh membaik dengan jumlah kasus positif aktif hanya dikisaran dua ribu orang. Namun, penentuan level PPKM bukan berada di tangan Pemprov DKI.
"Ada kota-kota di sekitar Jakarta, kota-kota penyangga yg berinteraksi kuat dengan Jakarta sehingga semuanya harus sama-sama baik, sehingga baru diturunkan levelnya," katanya.
Sebelumnya, juru bicara vaksinasi dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyatakan, capaian vaksinasi di Bodetabek belum memenuhi syarat untuk menurunkan penerapan PPKM di Jabodetabek dari level 3 ke level 2.
"Dikarenakan cakupan vaksinasi di Kabupaten Bogor, Tangerang, Kota Depok, dan Kabupaten Bekasi, belum mencapai angka 50 persen, maka keseluruhan Jabodetabek belum bisa turun ke PPKM level 2," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi