Suara.com - Capaian vaksinasi untuk anak usia 18 tahun ke bawah di Jakarta masih belum mencapai target. Sejauh ini, dari total anak usia sekolah yang ada di Jakarta, masih 15 persen yang belum divaksin.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan berdasarkan catatan pihaknya, baru 85 persen anak usia 12-17 tahun yang sudah divaksin. Padahal, program ini sudah dijalankan sejak awal Juli lalu.
"Masih ada 15 persen remaja yang harus kita dorong untuk segera vaksin," ujar Dwi kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).
Dwi merinci hingga 24 September 2021 lalu, jumlah anak usia di bawah 18 tahun yang sudah mendapat dosis pertama vaksin Covid-19 adalah 856.459 orang.
Ia pun menyebut ada sejumlah alasan yang membuat para anak ini tidak mau divaksin. Misalnya, orang tua yang belum mau memberikan izin karena takut dengan efek samping setelah disuntik.
Kendati demikian, ia menyebut masih akan berupaya hingga capaian vaksin mencapai 100 persen.
"Kami akan berusaha menjangkau semua orang ber-KTP DKI yang sampai saat ini belum vaksin," tuturnya.
Ia menyadari pentingnya melakukan vaksinasi bagi anak apalagi kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) campuran sudah dimulai. Para orang tua harus dikomunikasikan agar ikut mendorong anaknya mau divaksin.
"Segala daya kami usahakan supaya remaja, guru, masyarakat lain yang belum divaksin bisa segera divaksin," pungkasnya.
Baca Juga: COVID-19 Jakarta Terkendali, Anies Ibaratkan seperti Film Avengers, Ini Penjelasannya
Berita Terkait
-
Teken Pergub, Anies Bagikan Dana Stimulasi untuk Karang Taruna Tingkat RW dan Kelurahan
-
Mulai Januari 2022, Karang Taruna Tingkat RW di DKI Dapat Dana Stimulus Rp 500 Ribu/Bulan
-
COVID-19 Jakarta Terkendali, Anies Ibaratkan seperti Film Avengers, Ini Penjelasannya
-
Hits: Kebiasaan yang Picu Pendarahan Otak, Tukul Arwana Jalani Proses Fisioterapi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi