Suara.com - Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah hampir dua tahun bekerja keras menyelamatkan bangsa Indonesia dari ancaman pandemi Covid-19. Khususnya di bidang kesehatan, sosial dan ekonomi.
"Kebijakan Presiden Joko Widodo bertumpu pada aspirasi rakyat, sains, good governance, demokrasi dan konstitusi," ujar Fadjroel, Senin (27/9/2021).
Karena itu kata Fadjroel, Jokowi menciptakan strategi yang sesuai (kontekstual) dengan kondisi sosial Indonesia. Yaitu pendekatan keseimbangan kesehatan dan ekonomi melalui praktik 'gas dan rem'.
Fadjroel menuturkan kondisi Indonesia saat ini telah membuktikan bahwa kebijakan Jokowi berhasil mengatasi pandemi dibandingkan negara-negara lain.
Indonesia kata dia, menjadi salah satu negara terbaik di dunia dalam penanganan pandemi Covid-19.
"Keberhasilan ini merupakan buah dari upaya Presiden Joko Widodo memperkuat pemerintahan secara kolektif kelembagaan (governing government), bergotong-royong dalam penanganan pandemi. Selain menunjukkan kepemimpinan sebagai governing president," ucap Fadjroel.
Tak hanya itu, Fajroel mengungkapkan rilis survei dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan ikhtiar Jokowi pada penguatan kinerja pemerintahan berhasil baik.
Lebih lanjut, berdasarkan survei 81,5 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam menangani pandemi melalui protokol kesehatan dan 77,6 persen masyarakat menilai pemerintah tegas melalui kebijakan protokol kesehatan.
Jokowi kata Fadjroel, juga membangun kinerja kelembagaan pemerintahan sebagai kunci kesuksesan penanganan pandemi Covid-19. Adapun beberapa kekurangan seperti yang ditunjukkan oleh survei tersebut menjadi evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Baca Juga: Dipercaya Bisa Bikin Orang Jadi Kaya, Situ Ciumbul Disebut Jadi Tempat Pesugihan
"Presiden Jokowi sejak awal telah menyatakan bahwa, “Asal untuk rakyat, asal untuk negara, Saya pertaruhkan reputasi politik Saya," tuturnya.
Lebih lanjut, Fadjroel menyebut pengorbanan Jokowi terkait reputasi politik telah menunjukkan hasil yang sekarang dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Di mana penularan pandemi Covid-19 bisa dikendalikan dan aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat kembali bangkit, produktif dan tumbuh melalui disiplin protokol kesehatan.
"Presiden Joko Widodo telah melaksanakan kewajiban konstitusionalnya dan tetap menjunjung tinggi prinsip bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray