Suara.com - Ketua Kelompok Kerja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr. Erlina Burhan mengatakan bahwa pandemi Covid-19 di tanah air belum sepenuhnya terkendali.
Erlina mengatakan masyarakat tidak boleh terlena dengan banyaknya pelonggaran yang diberikan pemerintah dan tetap menaati protokol kesehatan 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
"Kita tahu bahwa PPKM juga berhasil namun saya ingin sampaikan bahwa kita jangan terlena, karena situasi pandemi ini belum sepenuhnya teratasi," kata Erlina dalam diskusi virtual, Kamis (30/9/2021).
Dia menyebut konsistensi penurunan kasus Covid-19 ini harus dijaga agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus gelombang ketiga yang diperkirakan banyak ahli akan terjadi pada akhir tahun 2021 ini.
"Kemenkes pernah mengatakan bahwa ada potensi terjadi gelombang ketiga, karena PPKM sudah makin longgar, nanti ada libur akhir tahun, sudah mulai banyak sekolah yang tatap muka, dan perlu kita usahan cakupan vaksinasi kita masih di angka 24 persen, targetnya 70 persen," jelasnya.
Erlina menegaskan pemerintah harus segera meningkatkan cakupan vaksinasi dan masyarakat harus tetap patuh protokol kesehatan karena virusnya juga masih terus bermutasi.
"Jadi back to basic, 5M, vaksinasi ditingkatkan, sistem imun dinaikkan, jaga kesehatan mental," tegasnya.
Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.213.414 orang Indonesia, masih terdapat 37.412 kasus aktif, 4.034.176 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 141.826 jiwa meninggal dunia.
Baca Juga: COVID-19 Terkendali, Penumpang MRT Jakarta Meningkat pada September 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya