Suara.com - Seorang siswa sekolah berusia 18 tahun ditembak di kepala oleh satpam karena berkelahi dengan gadis berusia 15 tahun di area sekolah.
Menyadur New York Post Jumat (1/10/2021), wanita bernama Mona Rodriguez ini mengalami mati otak dan diperkirakan tidak akan selamat, kata keluarganya.
Mona adalah seorang ibu dari bayi berusia 5 bulan dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Ketika ditembak, ia bersama pacarnya dan juga saudaranya yangberusia 16 tahun.
Ia dilaporkan berkelahi dan aksinya dibubarkan oleh satpam sekolah. Ia kemudian naik ke mobil bersama saudara laki-lakinya dan ayah dari anaknya, Rafeul Chowdhury.
Video amatir menunjukkan petugas melepaskan dua tembakan ke mobil yang hampir menabraknya saat melaju dari tempat parkir.
Keluarga Rodriguez menuntut keadilan di luar sekolah dan Chowdhury mengatakan ia sudah berusaha untuk memiliki anak selama beberapa waktu namun peristiwa ini terjadi.
"Dan sekarang kita melakukannya, dan sekarang dia pergi," katanya dengan memilukan. “Saya baru saja melangkah sekarang dan memainkan peran ibu dan ayah, dan menjaga putra saya tetap kuat.”
Pria 20 tahun ini mengatakan petugas telah mengancam dua gadis yang berkelahi dengan semprotan merica.
Gadis-gadis itu berhenti, katanya, dan petugas itu tidak pernah mengancam akan menggunakan senjata itu sebelum menembak.
Baca Juga: 7 Potret Arya Saloka Lakukan Adegan Berkelahi, Totalitas Banget!
"Yang kami lakukan hanyalah masuk ke mobil dan pergi," kata Chowdhury. “Dia tidak pernah menyuruh kami untuk berhenti dan caranya menembak kami, itu tidak benar.”
Petugas keamanan sekolah telah ditempatkan pada cuti administratif sambil menunggu penyelidikan, lapor KTLA.
Jill Baker, pengawas Sekolah Umum Long Beach, mengatakan petugas keamanan sangat terlatih dan bertanggung jawab terhadap standar profesi dan petugas akan diadili sesuai dengan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok