Suara.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) kembali merilis hasil survei terbarunya. Kali ini terkait dengan figur yang akan dipilih jika di Pilpres digelar saat ini.
Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih teratas ditempel ketat Ganjar Pranowo, sementara Puan Maharani jadi juru kunci.
Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani memaparkan, Prabowo mempunyai angka 22,5 persen, kemudian Ganjar di posisi kedua dengan angka 20,5 persen.
"Prabowo Subianto pada Mei 2021 elektabilitasnya 26 persen dan terbaru 22,5 persen. Sementara Ganjar mendapat 20,5 persen atau naik dibandingkan periode Mei dengan catatan 16,3 persen," kata Deni dalam konferensi persnya secara daring, Kamis (7/10/2021).
Deni mengatakan, di urutan ketiga di bawah Prabowo dan Ganjar ada Anies Baswedan dengan angka 16,1 persen naik dari 15,7 persen. Kemudian di bawahnya ada Sandiaga Uno 7,3 persen turun dari 8,3 persen, lalu Tri Rismaharini dengan angka 6,6 persen naik dari 5,4 persen.
Kemudian ada pula nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 5,4 persen naik dari 4,7 persen, disusul Ridwan Kamil di bawahnya dengan angka 5,2 persen turun dari 5,6 persen.
Lalu pada posisi juru kunci ada nama Ketua DPR RI Puan Maharani dengan angka 1,5 persen turun sedikit dari 1,6 persen.
"Sementata masih ada pemilih yang tidak menjawab atau mengaku tidak tahu 14,9 persen atau turun dari sebelumnya 16,5 persen," tuturnya.
Adapun untuk diketahui survei sendiri dilakukan pada periode 15-21 September 2021. Dengan melibatkan 1.200 responden yang diwawancara secara tatap muka. Survei terkait figur untuk Pilpres ini hanya tertutup pada 8 nama.
Baca Juga: Survei SMRC: 8 Persen Masyarakat Percaya Isu Jokowi PKI
Metode yang digunakan dalam survei tersebut yakni multistage random sampling dengan toleransi kesalahan plus minus 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
Survei SMRC, Mayoritas Publik Ingin Negara Pancasila, Bukan Berdasarkan Ajaran Agama
-
Survei SMRC: 8 Persen Masyarakat Percaya Isu Jokowi PKI
-
Survei SMRC: 52,9 Persen Masyarakat Tak Setuju Jokowi Presiden 3 Periode
-
Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo dan Anies, Hasil Survei SMRC
-
Survei Pilpres 2024, SMRC: 81 Persen Suka Khofifah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri