Suara.com - Lembaga keamanan Nigeria pada Kamis (7/10/2021) waktu setempat menyatakan berhasil menyelamatkan 187 orang yang diculik geng bersenjata di Negara Bagian Zamfara, kata kepolisian, setelah otoritas meluncurkan operasi penyisiran terhadap para penculik.
Sejak Desember 2020, Zamfara kerap menjadi pusat penculikan oleh bandit bersenjata yang terkadang menggunakan kekerasan. Mereka mengincar sekolah-sekolah, desa, dan orang-orang yang melintas di jalan raya demi uang tebusan.
Pemerintah pada September menutup layanan telekomunikasi di Zamfara dan di negara-negara bagian lainnya untuk mengacaukan koordinasi di antara kelompok-kelompok penjahat.
Juru bicara Kepolisian Zamfara Mohammed Shehu melalui pernyataan menyebutkan bahwa 187 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, ditangkap penculik dari empat wilayah administratif di negara bagian tersebut beberapa pekan lalu.
"Lembaga kepolisian dan keamanan lainnya menggerebek lokasi bandit yang teridentifikasi di berbagai wilayah di negara bagian tersebut dengan maksud untuk membersihkan negara dari segala kegiatan bandit-bandit perusuh dan elemen kriminal lainnya." kata Shehu.
Sejumlah foto dan video yang disebarkan kepolisian ke media memperlihatkan sejumlah orang yang diselamatkan itu dalam keadaan berpakaian robek dan berusaha untuk duduk selagi menunggu untuk diantar pulang.
Geng bersenjata semakin beringas seiring berjalannya waktu. Mereka menyerang pos-pos militer, membawa kabur tahanan dari penjara, dan menembak jatuh sebuah jet milik angkatan udara pada Juli.
Otoritas di negara-negara bagian tetangga mengeluhkan bahwa bandit-bandit yang diusir dari Zamfara masuk ke wilayah mereka dan menimbulkan kekacauan. (Sumber: Antara/Reuters)
Baca Juga: Terungkap! Samuel Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ternyata WNA Nigeria
Berita Terkait
-
Mengenal Mosquirix, Vaksin Malaria Pertama di Dunia yang Efektivitasnya Sekitar 30%
-
WHO Setujui Penggunaan Vaksin Malaria RTS,S Buatan Inggris di Afrika
-
Demo Tuntut Naik Gaji, Serikat Pekerja Logam di Afrika Selatan Ancam Mogok Kerja Massal
-
Prediksi Nigeria vs Afrika Tengah: Head To Head, Susunan Pemain dan Skors
-
Penyelidikan Pengaman Impor Baja Afsel Dihentikan, Indonesia Ambil tindakan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur