Suara.com - Seorang wanita menderita luka bakar yang parah setelah mencoba menyelamatkan anjingnya dari sumber mata air panas di Taman Nasional Yellowstone, Amerika Serikat.
Mengutip BBC, Jumat (8/10/2021) Wanita itu ditarik keluar dari mata air panas oleh ayahnya dan dibawa ke rumah sakit daerah dengan luka bakar termal yang signifikan di sekujur tubuhnya.
Anjing berusia 20 tahun itu melompat ke air yang hampir mendidih dan kemudian mati. Pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, US National Park Service mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada Senin (4/10/2021). Wanita itu keluar dari kendaraannya untuk mengejar anjingnya.
Ia memasuki mata air panas yang dikenal sebagai Maiden's Grave Spring untuk menyelamatkan anjingnya, sehingga mengakibatkan luka bakar termal yang signifikan antara bahu dan kakinya.
Menurut pejabat Taman Nasional Yellowstone, suhu air panas di Maiden's Grave adalah 200F (93 derajat celcius).
Setelah ditarik keluar dari sumber air panas oleh ayahnya, ia dibawa ke pusat medis di negara bagian Idaho, Amerika Serikat.
"Pihak taman telah mengetahui bahwa anjing itu sayangnya meninggal," tutur pihak Taman Nasional dalam pernyataan tersebut.
Sementara layanan Taman Nasional Yellowstone tidak mengidentifikasi wanita itu, kampanye GoFundMe mulai mencari uang untuk tagihan medis wanita tersebut yang diidentifikasi sebagai Laiha Slayton.
Baca Juga: Keunikan Rumah Adat Jawa Barat, Pakai Nama Hewan Anjing dan Badak
Saudara perempuan Slayton menulis di Instagram bahwa wanita itu menderita sebagian besar luka bakar tingkat dua selama kira-kira delapan detik di dalam air yang mendidih.
"Ini berarti ayah kami menariknya keluar dengan sangat cepat. Dia sangat beruntung. Ayah menyelamatkan hidupnya," tulis Kamilla Slayton.
Pejabat Taman Nasional Yellowstone telah berulang kali memperingatkan pengunjung untuk berhati-hati ketika berada di daerah hidrotermal dan tetap berada di trotoar dan jalan setapak serta mengontrol hewan peliharaan secara fisik setiap saat. Hewan peliharaan tidak diperbolehkan di area termal.
Situs keamanan Yellowstone mencatat bahwa lebih dari 20 orang telah meninggal karena luka bakar yang diderita di mata air panas Taman Nasional Yellowstone.
Mata air panas telah membunuh atau melukai lebih banyak pengunjung di Taman Nasional Yellowstone. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
-
Harga Daging Sapi di Jakarta Tembus Rp150 Ribu, Pemprov DKI Pasang Badan Lewat Pasar Murah
-
Ketua Komisi V DPR: Longsor Cisarua Mengejutkan, Seperti Petir di Siang Bolong
-
Polisi Ciduk Dua Pengguna Ganja Sintetis Bentuk Cair, Belasan Cartridge Liquid Vape Disita Petugas
-
Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah
-
Perangi Invasi Ikan Sapu-Sapu, Misi Arief Selamatkan Ciliwung dari 'Penjajah Sunyi' Asal Amazon