Suara.com - Keberadaan sertifikat vaksin Covid-19 kini menjadi syarat untuk banyak hal mulai dari berkunjung ke mall hingga syarat perjalanan. Namun beberapa orang menemui masalah sertifikat vaksin tidak muncul pada aplikasi PeduliLindungi.
Padahal merek sudah melakukan vaksin baik yang pertama dan yang kedua. Hal ini sebenarnya bukan masalah besar, selama Anda sudah melaksanakan vaksinasi secara riil di lokasi yang sudah ditentukan. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyikapinya masalah sertifikat vaksin tidak muncul.
Hal yang Perlu Dilakukan untuk Menyikapi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul
Jika mengacu pada pernyataan Kementerian Kesehatan melalui akun Instagram resminya, maka ada empat hal yang bisa Anda lakukan sebagai solusi sertifikat vaksin tidak muncul.
- Ajukan keluhan melalui email sertifikat@pedulilindungi.id
- Format dari email yang dikirimkan adalah data mengenai nama lengkap, NIK pada KTP, tempat tanggal lahir, dan nomon ponsel Anda
- Lampirkan juga foto dan kartu vaksinasi yang sudah Anda miliki sebelumnya
- Lampirkan selfie dengan KTP untuk mempercepat proses keluhan tersebut
Setelah selesai melakukan keempat langkah tersebut, Anda tinggal menunggu saja agar sertifikat vaksinasi covid-19 muncul pada aplikasi PeduliLindungi yang Anda miliki.
Sertifikat Vaksin Covid-19 akan Dikirimkan Melalui SMS
Sebenarnya penggunaan aplikasi PeduliLindungi sendiri sifatnya adalah untuk memudahkan masyarakat dalam mengumpulkan informasi seputar vaksinasi Covid-19. Di sana akan tersedia banyak sekali informasi, mulai dari jadwal vaksinasi, kemudian check-in dan check-out di lokasi publik, serta menyimpan sertifikat vaksin hingga 4 akun.
Namun demikian sertifikat vaksin sendiri sebenarnya akan dikirimkan melalui layanan pesan singkat sesaat setelah Anda melakukan vaksinasi. Baik vaksinasi dosis pertama atau kedua, semua akan mendapatkan link berisi sertifikat vaksin.
Di sana Anda tinggal mengklik saja link tersebut, kemudian akan muncul sertifikat vaksin yang Anda miliki dengan data yang lengkap.
Baca Juga: Bupati Solok Epyardi Asda: Dulu Banyak yang Menolak Vaksin, Sekarang Sudah Antre
Untuk menyikapi sertifikat vaksin tidak muncul tersebut, sebenarnya cara yang disampaikan di atas cukup mudah dilakukan. Hal ini agar semua orang dapat mengakses sertifikat yang jadi haknya, setelah mengikuti program vaksinasi.
Semoga informasi terkait cara mengatasi sertifikat vaksin tidak muncul di atas bisa jadi informasi yang berguna. Semoga hari Anda menyenangkan, dan selamat beraktivitas!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi