Suara.com - Fakta baru terungkap di balik kasus laporan palsu begal Banjir Kanal Timur (BKT) yang dibuat oleh tersangka Aulia Rafiqi. Terungkap pemuda berusia 23 tahun itu membuat laporan palsu lantaran takut dimarahi orang tuanya karena handphone dan sepeda motornya dirampas wanita booking out atau BO.
Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani menyebut tersangka Rafiqi tak mampu membayar sewa wanita BO hingga handphone dan motornya dirampas. Dia kemudian membuat laporan palsu seakan menjadi korban begal agar tidak dimarahi orang tuanya.
"Karena tersangka tidak sanggup membayar teman kencan, motor dan handphone diambil. Sehingga yang bersangkutan untuk melaporkan pada keluarga atau orang lain, dia (ngaku) dibegal, maka bikin laporan palsu," kata Fanani kepada wartawan, Senin (11/10/2021).
Kasus laporan palsu ini terungkap setelah penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur berkerjasama dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Dari hasil pemeriksaan saksi dan pemeriksaan langsung di tempat kejadian perkara diketahui bahwa laporan yang dibuat Rafiqi ternyata palsu.
"Kami bisa mengungkap itu adalah laporan palsu. Laporan itu dibuat seolah-olah yang bersangkutan dibegal di BKT," ungkap Fanani.
Resmi Ditahan
Aulia Rafiqi ditangkap polisi usai membuat laporan palsu sebagai korban begal. Padahal, dia diperdaya oleh wanita BO yang dikenal lewat aplikasi MiChat.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan, Rafiqi telah ditahan. Dia dijerat dengan Pasal 242 dan atau 220 KUHP.
"Memberikan keterangan dan atau sumpah palsu dan atau pengaduan palsu. Dan sudah ditahan di Polres Jaktim," kata Erwin kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).
Baca Juga: Viral Pemotor Memalak Sopir Truk Endingnya Diciduk, Klarifikasinya Tak Terduga
Berdasarkan informasinya diterima suara.com, Rafiqi awalnya mengaku sebagai korban begal di Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Jakarta Timur, pada Rabu (6/10) dini hari. Kepada pihak kepolisian dia mengaku ditodong celurit dan disetrum.
Minta Maaf
Seusai tertangkap, Rafiqi akhirnya mengaku bukan korban begal. Dia meminta maaf telah menyebarkan berita bohong alias hoaks.
"Dengan ini menyatakan bahwa laporan yang saya buat di Polres Metro Jakarta Timur bahwa saya dibegal dan disetrum oleh orang yang mengaku polisi adalah bohong atau hoaks," kata dia.
Rafiqi kemudian menuturkan kejadian yang sebenarnya. Menurutnya, handphone dan motor milikinya dirampas oleh rekan wanita yang dikenal lewat BO.
Awalnya, kata dia, dirinya janjian bertemu dengan wanita open BO di Apartemen Kemang View, Bekasi. Setiba di lokasi dia bersitegang dengan wanita tersebut karena persoalan tarif.
Berita Terkait
-
Viral Pemotor Memalak Sopir Truk Endingnya Diciduk, Klarifikasinya Tak Terduga
-
Ngaku Dibegal hingga Disetrum Polisi, Aulia Ternyata Diperas Cewek Open BO
-
Kades di Gresik Dituduh Korupsi, Ternyata Jadi Sasaran Pemerasan Wartawan Gadungan
-
Nggak Bisa Bayar, Remaja 18 Tahun di Denpasar Aniaya Cewek Open BO
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
- 5 Pilihan HP Murah dan Awet Dipakai Lama, Harganya Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
Terkini
-
Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes
-
Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
-
Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang, Polisi Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman
-
Berkat Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pencopet di CFD Bundaran HI
-
Dipanggil Prabowo Awal Tahun, Dasco Dapat Tugas Khusus
-
Awal Tahun Langsung Gas! Prabowo Panggil Dasco ke Rumah Dinas, Bahas Ini
-
Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Waspada Superflu H3N2, Dinkes DKI Imbau Warga Terapkan PHBS
-
AS Serang Venezuela, 40 Orang Tewas dan Presiden Maduro Ditangkap
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang