Suara.com - Viral aksi kakak beradik yang saling berebut untuk membayar tagihan biaya rumah sakit orang tua mereka.
Aksi tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok @jualkamerabekas baru-baru ini.
"Rebutan bayar bill di resto (X)
Rebutan bayar biaya RS orang tua (V)," tulis sang pemiik akun sebagai keterangan unggahan seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (12/10/2021).
Rebutan membayar
Dalam video singkat yang diunggah, tampak beberapa orang yang diduga kakak beradik sedang membaca jumlah tagihan biaya perawatan di RS yang tertera pada beberapa lembar kertas.
Dilihat dari bill-nya, jumlah tagihan yang dibayar nilainya tidak sedikit, yakni Rp 43 juta.
Setelah memeriksa detail tagihan tersebut, mereka secara bersamaan mengeluarkan kartu untuk melunasinya.
Mereka mengajukan kartu debit kepada petugas di kasir. Di sana, mereka berdebat siapa yang akan melunasi tagihan tersebut.
Akhirnya, salah satu dari mereka menemukan cara untuk menentukan siapa yang akan membayar. Mereka lantas menyodorkan beberapa kartu debit dan meminta petugas kasir untuk memilih kartu mana yang akan dipakai untuk transaksi.
Baca Juga: VIRAL Utang Tak Kunjung Dibayar, Wanita Bakar Sesajen di Depan Rumah Si Peminjam Uang
"Suruh mbaknya yang milih, mbak mau yang mana mbak?" ujar salah satu dari mereka.
"Ini pada berantem, masing-masing berlomba mau pada bayarin," sahut saudara yang lain.
Meskipun sempat ragu dan bingung, petugas loket pembayaran tersebut akhirnya memilih salah satu kartu kredit yang disodorkan dan memproses pembayaran tagihan.
Respons warganet
Melihat video tersebut, warganet memberikan beragam tanggapan. Beberapa dari mereka mengaku kagum dengan sikap anak-anak yang berebut membayarkan tagihan berobat orang tua mereka.
"Sesungguhnya mereka sedang berebut tiket buat ke surga," komentar warganet.
Berita Terkait
-
VIRAL Utang Tak Kunjung Dibayar, Wanita Bakar Sesajen di Depan Rumah Si Peminjam Uang
-
Kurir Paket Belanja Online Suami Sendiri, Respons Wanita ini Jadi Sorotan
-
Mandaya Royal Hospital Gandeng The Clinic dan Royal Brompton
-
Viral, Pengajian Dipimpin Google Assistant, Warganet: Belajar Tajwidz dan Makharijul
-
Viral Sender Curhat Diberi Tetangga Kuah Sayur Sisa Hajatan, Tuai Teguran Massal
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'