Suara.com - Sosok Juliandi Tigor Simanjuntak mantan pegawai KPK yang tidak lolos TWK tengah menjadi sorotan. Siapa Juliandi Tigor Simanjuntak sebenarnya? Simak profil Juliandi Tigor Simanjuntak berikut ini.
Juliandi Tigor Simanjuntak menjadi salah satu dari 57 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK. Ia diketahui sekarang berjualan nas goreng. Kabar tersebut membuat profil Juliandi Tigor Simanjuntak dicari-cari publik.
Mantan Pegawai KPK
Juliandi Tigor Simanjuntak adalah bagian dari pegawai KPK yang dipecat Firli Bahuri gara-gara TWK. Juliandi Tigor Simanjuntak adalah mantan fungsional Biro Hukum KPK. Dirinya sering menjadi perwakilan KPK dalam menghadapi praperadilan yang diajukan oleh para tersangka korupsi.
Bahkan, Juliandi Tigor Simanjuntak juga merupakan pemegang sertifikat FPCA (Foreign Corruption Practices Act). FPCA adalah regulasi anti korupsi milik Amerika Serikat.
Sertifikat FPCA diperoleh Juliandi Tigor Simanjuntak dengan belajar langsung di AS. Sertifikat itu diterbitkan oleh Department of Justice AS.
Juliandi Tigor Simanjuntak Jualan Nasi Goreng
Setelah karier Juliandi Tigor Simanjuntak sebagai pegawai KPK berakhir kini, dirinya banting setir menjalani profesi sebagai penjual nasi goreng. Hal tersebut diketahui berdasarkan unggahan mantan Penyidik KPK, Aulia Postiera di akun Twitter-nya (@paijodirajo) pada Minggu (10/10/2021).
Tampak juga Juliandi Tigor tengah berfoto bersama dengan mantan pegawai KPK lainnya, Chriestie Afriani, di depan gerobak nasi goreng miliknya.
Baca Juga: Nasi Goreng Rempah KS Hankam, Sajian Enak Dagangan Mantan Pejabat KPK
Aulia Postier mengatakan bahwa dedikasi Juliandi Tigor dalam memberantas korupsi bersama KPK selama belasan tahun harus sirna setelah tak dihargai oleh tes yang hanya berlangsung selama dua hari.
Selain itu, Aulia Postier juga berpendapat, bahwa nasi goreng buatan Tigor lebih lezat dari buatan Ketua KPK Firli Bahuri yang sempat menggelar pertemuan dengan awak media, dengan memasak nasi goreng. Sejumlah rekannya sesama 57 pegawai KPK diketahui turut mendukung Juliandi Tigor Simanjuntak.
Perlu diketahui, bahwa sebanyak 57 pegawai KPK dipecat oleh Firli Bahuri dkk pada tanggal 30 September 2021. Mereka dipecat karena dinilai tidak lulus TWK.
- Biodata Juliandi Tigor Simanjuntak
- Nama Lengkap: Juliandi Tigor Simanjuntak
- Nama Panggilan: Juliandi
- Tempat Tanggal Lahir: Belum Diketahui
- Asal: Bekasi, Jawa Barat
- Umur: Belum Diketahui
- Agama: Kristen
- Pendidikan:
- Sarjana Hukum UNPAR (1999-2004)
- Magister Hukum UI (2009-2012) - Status: Belum Diketahui
Itulah ulasan sekilas tentang profil Juliandi Tigor Simanjuntak yang perlu diketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa