Suara.com - Aksi cowok saat sedang salat di kursi penumpang KRL menjadi viral. Momen itu langsung menampar dan menggetarkan hati publik begitu tersebar luas.
Peristiwa itu direkam oleh penumpang lain dan dibagikan oleh akun TikTok @vyyynnn. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut telah disaksikan 500 ribu kali dan mendapatkan 50 ribu tanda suka.
"God heard your prayer. (Tuhan mendengar doamu)," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (17/10/2021).
Dalam video, seorang cowok duduk di kursi penumpang kereta rel listrik atau KRL. Ia terlihat sedang menuaikan ibadah salat sambil duduk di kursi penumpang.
Cowok ini melepaskan maskernya saat sedang salat di dalam KRL. Aksinya itu ternyata mendapatkan perhatian penumpang lainnya yang ikut merekam momen tersebut.
Penumpang KRL mengakui ikut tertampar saat menyaksikan cowok itu salat. Apalagi, ia mengatakan dirinya selama ini tidak rajin salat.
"Mashaallah. Ngelihat mas ini salat di perjalanan dalam kereta, langsung merasa malu sama diri sendiri yang salat masih bolong-bolong," kata perekam video.
Sang perekam video ini pun berharap agar perjalanan cowok itu lancar. Ia juga mendoakan sang cowok selalu mendapatkan perlindungan dari Tuhan.
"Ya Tuhan, tolong jaga perjalanan dia. Lindungi dimanapun keberadaannya. Amin," doa perekam video tersebut.
Baca Juga: Viral Beli Nasi Cumi Hitam Secara Daring, Wanita Ini Temukan Hal Janggal di Makanannya
Penumpang yang merekam momen menggetarkan itu juga memberikan penjelasan tambahan. Ia mengatakan sang cowok langsung memakai masker begitu selesai salat.
"Setelah salat selesai, masnya langsung pakai masker dan gak lupa berdoa. Hati-hati di jalan, orang baik," pungkasnya.
Momen itu rupanya tidak hanya menampar penumpang KRL. Warganet yang menyaksikan video itu juga ikut tertampar dan terharu. Mereka menulsikan beragam komentar dukungan dan doa kepada pemuda tersebut.
"Ya Allah, mudahkanlah semua urusannya. Kabulkanlah cita-citanya," doa warganet.
"Beginilah kalau Allah sudah di dalam hati. Rugi banget kalau enggak salat," komentar warganet.
"Ayok ukhti-ukhti pilih dia jadi imammu," celutuk warganet.
Berita Terkait
-
Viral Beli Nasi Cumi Hitam Secara Daring, Wanita Ini Temukan Hal Janggal di Makanannya
-
Viral BB Cushion Lokal Jadi Rp 13 Juta, Bawa ke Kasir Auto Berasa Jadi Sultan
-
Viral Istri Nangis Saat Dibawakan Nasi Kotak oleh Sang Suami, Isinya Bikin Tercengang
-
Viral Istri Berprestasi saat Kuliah Kini Diminta Suami Jadi IRT, Pilihannya Tuai Pujian
-
Bukan Pakai Baju Adat, Pengantin Ini Akad Nikah Pakai Seragam Pramuka
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru