Suara.com - Istana Buckingham sedang mencari petugas kebersihan yang 'teliti dan sangat memperhatikan detail'untuk bergabung dengan tim mereka.
Menyadur Daily Mail Senin (18/10/2021), Ratu Elizabeth menawarkan gaji yang cukup fantastis untuk pekerjaan ini, mulai 11.300 hingga 22.600 poundsterling.
Jika dikonversikan dalam rupiah, angka ini sekitar Rp 218 juta hingga 437 juta pertahun atau setara Rp 18,2 juta sampai Rp 36 juta perbulan.
Pelamar yang lolos akan bertanggung jawab atas pembersihan dan pemeliharaan beberapa interior yang terkenal di Istana Buckingham.
"Pada kesempatan tertentu, mereka mendukung fungsi dan acara di Istana," demikian bunyi iklan pekerjaan itu. Tugas utama petugas kebersihan ini adalah memastikan kamar dan barang-barang di istana terlihat 'sangat baik'.
Anggota baru akan belajar dari petugas kebersihan lain dalam tim untuk mempelajari keterampilan khusus yang diperlukan untuk mencapai standar Buckingham.
Posisi ini bertanggung jawab atas kebersihan Istana seluas 77.000 meter persegi dengan 775 kamar.
Istana Buckingham juga mencari manajer petugas untuk membantu renovasi ruang demi ruang, analis meja layanan dan analis sistem, serta Asisten Manajer Restoran Staf.
Sementara itu, Windsor Home Park sedang mencari sopir dan operator gudang dan supervisor gudang & pemenuhan.
Baca Juga: Ratu Elizabeth Diduga Tanggung Biaya Pengacara Pangeran Andrew hingga Jutaan Dolar
Sampai di Skotlandia, orang-orang diundang untuk melamar menjadi manajer pemasaran dan pengembangan bisnis di Istana Holyroodhouse.
Istana Skotlandia juga mencari asisten layanan pengunjung untuk bekerja di akhir pekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam