Suara.com - Bertemu dengan razia polisi lalu lintas memang bisa menjadi momen yang bikin panik ngeri kena tilang. Terutama bagi mereka yang tak tertib lalu lintas baik dari surat-surat hingga kelengkaoab lainnya.
Seperti video yang diunggah oleh akun @lollipopcandy di mana ia merekam kepatikan keluarga dengan yang mengendari sepeda motor.
"Jadi kami duduk-duduk dekat lampu merah sambil nunggu teman, nah pas banget ada polisi lagi razia," tulis akun tersebut.
"Terus ada satu motor papa, mama, sama anaknya. Papanya pakai helm tapi mamanya enggak, karena takur ditilang polisi, si mama diturunin dan disuruh naik angkot sama si papa," imbuhnya.
Anaknya juga ditunkan karena tidak memakai helm. Namun, dalam keadaan panik anak malah tak ikut naik angkot dan tertinggal di dekat lampu merah.
"Lah ada anak di jalan sambil nangis dikira siapa ternyata anak yang di motor tadi yang mamanya naik angkot," catat akun @lollipopcandyyy.
"Saking paniknya samapai lupa anaknya guys, samapai ditinggal gitu," imbuhnya.
Menurut pemilik akun, anak yang menangis tersebut baru dijemput kembali oleh ayahnya 5 menit kemudian.
Video yang sudah ditonton lebih dari 500 ribu kali itu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Curhat Cewek Lamaran Jalan Sendirian ke Calon Suami: Kayak Lagi Telat Datang Nongkrong
"Mungkin si anak disuruh bapaknya ngikut ibunya naik angkot tapi ibunya enggak ngeh kalau anaknya ngikut, jadinya ketinggalan," komentar warganet.
"Iya keliatan pas emaknya udah naik angkot adeknya turun di pinggir jalan nyari emaknya," imbuh warganet lain.
"Ini pas nyampe rumah papa mamanya kaget bukan main saling nyalahin pasti," tulis warganet lain.
"Lagian keluar ruma enggak pakai helm," timpal lainnya.
Untuk menghindari kejadian serupa, mengenakan kelangkapan di jalan raya menjadi hal penting. Bukan hanya untuk menghindari polisi, namun juga untuk keselamatan Anda sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar