Suara.com - Cerita cewek yang memesan gaun pengantin baru-baru ini membuat publik berdebat. Pasalnya, cewek ini langsung meminta hak milik agar gaun pengantinnya tidak dikembari oleh pengantin manapun.
Kisah ini menjadi viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @christiebasil. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1 juta kali dan mendapatkan 98 ribu tanda suka.
"Gaunnya habis pakai mau diapain? Mau dikemanain?" tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Senin (1/11/2021).
Dalam video, akun ini mengungkap cerita seorang cewek yang akan menikah. Calon pengantin ini memesan gaun pengantin beserta dengan hak miliknya.
"Nah ini salah satu bride, yang dari awal ketemu sudah request gaunnya itu mau dibeli hak milik," beber akun tersebut.
Cewek ini juga meminta desain gaun pengantin yang timeless. Ia menginginkan gaun pengantin dengan desain yang sederhana dan klasik.
"Dari awal ketemu sudah to the point. Dia gak suka banget sama gaun yang terlalu sparkly. Desainnya itu simpel banget dan klasik," lanjut akun tersebut.
Sang cewek beralasan, ia ingin gaun pengantinnya tidak lekang oleh waktu. Karena itu, ia memilih gaun pengantin klasik dan sederhana, namun tetap menonjolkan sisi elegan.
"Katanya supaya sampai kapanpun nanti, ditunjukin ke anak cucunya, kecantikannya gak lekang oleh waktu," jelas akun tersebut.
Baca Juga: Ekspektasi Dapat Uang saat Anniversary, Ortu Ini Malah Syok saat Lihat Kado dari Anaknya
Terakhir, cewek ini juga ingin membeli hak milik gaun pengantin yang dipesannya. Hal ini dilakukan agar tidak ada pengantin yang meniru desain gaun pernikahannya sampai kapanpun.
"Dan cuma dia yang pakai gaun pernikahan ini. Gak akan ada bride lain yang kembar sama dia," pungkas akun tersebut.
Sontak, permintaan cewek itu yang menginginkan hak milik gaun pengantin memicu perdebatan publik. Banyak warganet yang bingung dengan konsep hak milik tersebut.
Sebagian warganet menilai gaun pengantin itu memang sudah menjadi hak milik sang cewek selaku pembeli.
Namun, sebagian lainnya memberikan penjelasan mengenai hak milik yang dimaksud adalah hak paten atas desain gaun pengantin.
"Lah bukannya memang jadi hak milik ya?" tanya warganet.
Berita Terkait
-
Ekspektasi Dapat Uang saat Anniversary, Ortu Ini Malah Syok saat Lihat Kado dari Anaknya
-
Sering Posting Foto di Media Sosial, Wanita Syok Fotonya Dipakai Orang Tak Dikenal
-
Polisi Tangkap 4 Pengeroyok Mahasiswa Polsri, 1 Alumni Kampus
-
Sebut Nabi Muhammad Sebagai Kader PMII Sejati, Pamflet Kajian Kampus di Madura Viral
-
Lagi Santai Rebahan, Wanita Syok Dengar Suara 'Kresek-kresek': Mau Nangis Lihatnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar