Suara.com - Pemerintah kembali memulangkan sebanyak 386 pekerja migran Indonesia bermasalah (PMIB) yang dideportasi dari Malaysia. Terbaru, pemerintah berhasil memulangkan 386 PMIB melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (1/11/2021).
Sebanyak 386 PMIB itu terdiri dari 229 laki-laki, 140 perempuan, 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Proses pemulangan tersebut sudah dilakukan pemerintah sejak Maret 2021.
Setidaknya, sejumlah 1.361 PMIB berhasil dipulangkan dari Malaysia sejak delapan bulan lalu.
Mereka dipulangkan melalui jalur udara maupun lalu dan sudah melalui proses verifikasi serta pendataan, serta mengantongi surat keterangan hasil PCR negatif dan telah divaksin minimal dosis pertama.
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Putri menjelaskan, proses pemulangan PMIB sudah berjalan cukup baik dan akan dilanjutkan dengan proses karantina di Wisma Atlet Pademangan.
"Alhamdulillah proses pemulangan para PMIB dari Malaysia berjalan dengan baik pada malam ini, nantinya sebelum dipulangkan ke daerah asalnya para PMIB tersebut akan dilakukan karantina terlebih dahulu di Wisma Atlet Pademangan," kata Femmy saat proses penjemputan pemulangan PMIB di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (1/11/2021).
Deputi Femmy mengungkap, PMIB akan dibantu dengen proses pemberdayaan di daerah masing-masing. Hal tersebut dibantu pemerintah supaya mereka bisa memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Ia berharap kepada pemerintah daerah terkait untuk ikut membantu dalam melakukan penanganan kepulangan para PMIB tersebut.
"Setelah para pekerja migran ini kembali ke daerah asalnya masing-masing, kami berharap pemerintah daerah juga ikut membantu dalam penanganan dan pemberdayaan supaya para PMIB tersebut dapat tetap betah di Indonesia dan memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," tuturnya.
Baca Juga: Indonesia Teken Kontrak Dagang Kopi Hingga Bumbu Senilai US$87,89 Juta Dengan Malaysia
Dalam proses pemulangan PMIB tersebut, Deputi Femmy didampingi oleh para Asdep dan hadir juga Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri dan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak