"Jiwa besar bisa mengalahkan ketegangan. Yahudinya berjiwa besar, Nabi Muhammad juga berjiwa besar," ujar Nasaruddin lebih lanjut.
Imam Besar Istiqlal itu juga menceritakan beragam kisah kepada kepada aparatur sipil negara (ASN) Kemenkumham di Graha Pengayoman, Jakarta, tentang bagaimana Nabi saat itu mampu menciptakan kesadaran hukum terhadap masyarakatnya sehingga aparat hukum tidak perlu mengejar, tapi pelaku pelanggaran yang menyerahkan diri.
"Ini situasi yang disampaikan kepada kita bahwa Nabi berhasil membangun kesadaran hukum dalam masyarakat sampai pelaku pelanggar hukum itu datang untuk menyerahkan diri. Bukan sembunyi, bukan kabur, bukan lari," terangnya lebih lanjut.
Nasaruddin menyebutkan, kisah Nabi itu memberikan pelajaran kepada kita bahwa kepastian dan kesadaran hukum sangat penting. Penegakan hukum tidak harus dengan cara kekerasan, tetapi dengan jiwa besar dan keteladanan.
Menurut Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an itu, potensi kesadaran tersebut sangat mungkin terjadi di Indonesia.
Sebagai kelompok ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Nasaruddin pernah diundang ke berbagai penjara di Saudi Arabia. Dan mendapat penjelasan dari kepala penjara dimana orang asing paling banyak di negara itu adalah warga Indonesia. Tetapi orang asing yang paling sedikit masuk penjara adalah orang Indonesia juga.
Kondisi ini juga dapat dilihat dari prilaku jamaah haji dimana Indonesia memiliki jamaah paling besar, seperlima dari seluruh jamaah yang ada.
"Setiap tahun pemerintah Indonesia mendapat hadiah dimana jamaah haji Indonesia adalah jamaah yang paling rapih, paling santun dan paling sedikit pelanggarannya. Padahal jamaah haji Indonesia paling besar, seperlima dari seluruh jamaah haji yang ada," kata Nasaruddin.
Di luar konteks sebagai penegak hukum, KH. Nasaruddin Umar juga mengungkapkan talenta-talenta lain yang dimiliki oleh Nabi Muhammad yang mungkin jarang diketahui publik. Di antaranya, Nabi adalah seorang atlet pegulat yang mampu mengalahkan juara gulat tradisional Arab.
Baca Juga: Penggemar West Ham Lecehkan Penumpang Yahudi di Pesawat
Nabi juga adalah seorang seniman atau minimal pecinta seni. Karena itu, Imam al Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumiddin, mengatakan seni sangat penting. Orang yang tidak memiliki seni dikhawatirkan jiwanya kering. Orang yang jiwanya kering, berorientasi melakukan kekerasan.
"Tentu saja, seni di sini adalah seni yang mendekatkan kita kepada Tuhan, bukan Iblis," tegasnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Biarawati Diserang Orang Yahudi di Yerusalem, Kekerasan Anti-Kristen di Israel Kian Parah
-
Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan
-
Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia