Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meminta maaf atas kejadian tak bisa melintasnya kereta dari stasiun Pondok Ranji-Kebayoran. Sebab, lintasan kawasan itu saat ini masih tergenang banjir dan tak bisa dilintasi kereta.
Manager External Relations KAI Commuter Adli Hakim mengatakan, kendala disebabkan curah hujan tinggi di wilayah tersebut yang mengakibatkan tergenangnya jalur rel. Hingga saat ini perjalanan lintas Pondok Ranji - Kebayoran masih terkendala adanya genangan air di jalur rel.
"KAI Commuter memohon maaf atas adanya kendala operasional KRL di KM. 17+3/5 lintas Pondok Ranji-Kebayoran yang terjadi mulai sekitar pukul 15.39 WIB," ujar Adli kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).
Satu rangkaian kereta yaitu KA 2103 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang juga menunggu aman untuk melintasi lokasi. Sementara itu perjalanan KRL ke arah sebaliknya yaitu lintas Kebayoran-Pondok Ranji masih dapat dilalui dengan kecepatan terbatas.
"Saat ini petugas di lapangan sedang berusaha mengatasi kendala tersebut," katanya.
Pihaknya juga melakukan rekayasa operasi dengan mengatur KA 2097 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang menjadi Pondok Ranji - Serpong, dan KA 2099 relasi Parungpanjang-Tanah Abang menjadi Pondok Ranji - Rangkasbitung.
"KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna KRL untuk mengikuti arahan petugas di lapangan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kampung Duku Dikepung Banjir, 95 Persen Warga Terdampak, Belasan Motor Terendam
-
Diguyur Hujan Deras, Bintaro Sektor 4 Tangsel Banjir, Warga: Empat Hari Dua Kali
-
Jalur Kereta Pondok Ranji-Kebayoran Baru Terendam Banjir, KRL Berhenti di Tengah Jalan
-
Genangan Air Banjir di Kemang, Sudin SDA Jaksel Kerahkan Dua Pompa Stasioner
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah