Suara.com - Kebakaran di rumah sakit India menghanguskan unit perawatan bayi baru lahir khusus (SNCU). Menyadur Times of India Selasa (9/11/2021), setidaknya 4 bayi tewas dalam peristiwa ini.
Kebakaran di Rumah Sakit Anak Kamla Nehru terjadi pada Senin malam dan pemerintah memerintahkan penyelidikan tingkat tinggi atas insiden tersebut.
Menurut saksi mata, kobaran api bermula dai lantai tiga rumah sakit yang berisi ruangan ICU.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 9 malam dan membutuhkan sekitar 10 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api, kata Juber Khan dari stasiun pemadam kebakaran Fatehgarh.
Seorang petugas rumah sakit, Ratnesh memberitahu ruang kontrol tentang api di lantai 3. Asap tampak menyelimuti gedung, memicu kepanikan pengunjung dan pasien rumah sakit.
Kerabat pasien dipaksa keluar untuk menghindari asap pekat dan gelap sementara mereka memohon pada polisi agar diizinkan masuk untuk menyelamatkan bayi mereka.
"Api dan kabel terbakar menyebabkan kekacauan dan kabut asap menyelimuti lantai," kata petugas damkar Bhopal Municipal Corporation, Rameshwar Neel.
Sementara ini, kosleting listrik diduga sebagai penyebab utama kebakaran.
Hingga tengah malam, kerabat pasien tampak masih menunggu di luar area gedung yang terbakar, menunggu kabar tentang anak-anak mereka.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Matland City Tangerang Sekeluarga Tewas, Termasuk Ibu Hamil Empat Bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina