Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim mengungkapkan kalau Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual menjadi jawaban dari keresahan seluruh pihak terhadap kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan kampus.
Nadiem melihat 27 persen aduan yang diterima oleh Komnas Perempuan itu berasal dari lingkungan pendidikan. Selain itu ia juga meihat berbagai macam hasil survei eksternal di 79 kampus yang tersebar di 29 kota.
"Korban kekerasan seksual 90 persen perempuan, tapi bukan hanya perempuan, laki-laki pun menjadi korban kekerasan seksual," kata Nadiem dalam acara Merdeka Belajar Episode 14: Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual secara virtual, Jumat (12/11/2021).
Kemudian Kemendikbud Ristek juga melakukan survei namun ditujukan hanya untuk dosen. Hasilnya sebanyak 77 persen dosen membenarkan ada kekerasan seksual terjadi di lingkungan kampusnya. Sayangnya, sebanyak 63 persen dari kasus kekerasan seksual itu tidak ditindak lanjut ke jalur hukum.
Melihat dari beragam hasil survei tersebut, Nadiem menilai kalau tindakan kekerasan seksual di lingkungan kampus itu seperti fenomena gunung es yang bisa terkuak kalau memang mendapatkan perhatian.
"Kalau tinggal kami garuk-garuk sedikit saja fenomena kekerasan seksual Ini sudah di semua kampus sudah ada situasi ini," ujarnya.
Karena itu lah akhirnya Nadiem mengeluarkan Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual pada Agustus 2021 lalu. Salah satu alasannya ialah untuk melindungi mahasiswa maupun dosen serta pekerja yang berada di perguruan tinggi dari tindakan kekerasan seksual.
Di sisi lain, Nadiem juga mengatakan kalau universitas itu menjadi tempat batu loncatan bagi generasi penerus untuk bisa terjun ke dunia nyata. Universitas disebutnya menjadi tempat penerus bangsa untuk mencapai kedewasaan, menyerap ilmu, hingga bermacam nilai moral serta akhlak.
"(dan) ini merupakan kenapa di dalam perguruan tinggi kita, kita harus mencapai suatu ideal yang lebih tinggi dari sisi perlindungan daripada masyarakat di dalam perguruan tinggi kita, baik itu dosen mahasiswa maupun semua tenaga kependidikan di dalam lingkungan kampus."
Baca Juga: Permen Anti Kekerasan Seksual di Kampus Jadi Polemik, Nadiem Ungkit Nasib 3 Anaknya
Tag
Berita Terkait
-
Permen Anti Kekerasan Seksual di Kampus Jadi Polemik, Nadiem Ungkit Nasib 3 Anaknya
-
Trauma Seumur Hidup, Nadiem Cerita Mahasiswi Dicium Dosen Pembimbing: Saya Cinta Kamu
-
Nadiem Makarim: Permendikbud 30 Tahun 2021 Menjadi Jawaban dari Kegelisahan Banyak Pihak
-
Gusdurian Dukung Permen Nadiem dan Desak DPR Sahkan RUU TPKS
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam