Suara.com - Perwakilan pencari suaka asal Afghanistan yang berunjuk rasa akhirnya mau melakukan negosiasi dengan pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di dalam kantor yang berada di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021). Namun, perwakilan mereka ditolak karena pegawai UNHCR sudah pulang.
Awalnya para pencari suaka itu saing berdiskusi hingga hampir satu jam. Sampai pada akhirnya, sekira pukul 17.00 WIB, mereka menghampiri salah seorang petugas kepolisian untuk meminta ditemui dengan pihak UNHCR.
Petugas kepolisian tersebut lantas meminta lima orang perwakilan saja yang bisa masuk ke dalam kantor UNHCR.
Adu argumen sempat terjadi saat itu karena tidak adanya warga negara Afghanistan saja yang mau masuk, melainkan ada juga warga negara Palestina yang ingin menemui pihak UNHCR.
Setelah lima orang sudah terpilih, salah seorang petugas keamanan dari UNHCR turun dan menemui perwakilan pencari suaka bernama Hussein.
Petugas keamanan yang tidak menyebutkan nama itu kemudian mengatakan kepada Hussein, kalau tidak ada pertemuan karena pegawainya sudah pulang. Ia menyesalkan kepada Hussein karena sudah menawarkan negosiasi itu sejak pagi.
"Dari tadi kita sudah sampaikan kepada anda untuk mengirimkan perwakilan dari pagi. Tapi anda selalu menolak," kata petugas keamanan tersebut di halaman kantor UNHCR, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021).
Petugas keamanan itu kemudian mengatakan, kalau pengungsi pun harus mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Namun Hussein menyebut, kalau bukan mereka yang melanggar hukum tetapi pihak UNHCR yang tidak mengikuti aturan hukum.
Kata Hussein, pihaknya telah memperjuangkan tuntutannya untuk dipindahkan ke negara pihak ketiga sejak bertahun-tahun lalu.
Baca Juga: WN Palestina Histeris Saat Unjuk Rasa Pencari Suaka Afganistan
"You always lie, you lie to the media, you lie to the world, you lie to the refugees, and you're lying now," ucap Hussein.
Merasa omongan Hussein sudah tidak sesuai konteks, penjaga keamanan UNHCR tersebut akhirnya menegaskan kembali kalau pengungsi yang berada di Indonesia harus taat kepada hukum.
Setelah keduanya selesai berbicara, akhirnya Hussein kembali kepada massa unjuk rasa untuk menjelaskan perbincangannya.
Tidak berselang lama, satu persatu dari pengunjuk rasa terutama yang membawa anak-anak memutuskan untuk pulang dengan menggunakan transportasi online.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung