Suara.com - Sebuah insiden mengerikan kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini sebuah mobil SUV melaju kencang menabrak kerumunan warga yang tengah mengikuti parade Natal di Wisconsin, Amerika Serikat pada Minggu (21/11/2021) waktu setempat.
Akibat kejadian nahas itu, dilaporkan sedikitnya satu orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.
Dilaporkan, sebuah mobil SUV melaju kencang menabrak warga yang berkerumun. Salah satu yang menjadi korban addalah sekelompok gadis penari pompom.
Kepala Polisi Waukesha, Wisconsin, Dan Thompson mengatakan seorang tersangka ditahan dan sebuah kendaraan diamankan dalam insiden yang terjadi di kota yang berjarak 32 km dari Milwaukee itu.
"Kendaraan itu menabrak lebih dari 20 orang. Beberapa di antaranya adalah anak-anak dan sejumlah orang meninggal dalam peristiwa itu," kata Thompson.
"Saya tidak tahu persis jumlah korban jiwa saat ini," sambung dia.
Pihak berwenang mengatakan mereka telah melarikan 11 orang dewasa dan 12 anak-anak ke enam rumah sakit terdekat, sebagian lagi dibawa ke rumah sakit oleh keluarga dan teman korban.
Belum diketahui apakah insiden itu terkait dengan aksi terorisme. Namun, tak ada ancaman lagi dan polisi telah mencabut perintah sebelumnya yang meminta 72.000 penduduk kota itu untuk tidak ke mana-mana.
Sebuah video yang diunggah ke internet menunjukkan sebuah kendaraan sport (SUV) tampak menerobos parade dan menabrak lebih dari selusin orang sebelum para penonton di trotoar berlari untuk menolong.
Baca Juga: Amerika Serikat Gunakan Sotrovimab untuk Obati Pasien Covid-19, Begini Cara Kerjanya
Thompson mengatakan seorang petugas menembak ke arah SUV dan tak satu pun penonton yang terkena tembakan itu. Polisi tidak yakin ada tembakan dari dalam SUV seperti dikabarkan sebelumnya. Video di media sosial tampak menampilkan polisi yang menembaki SUV ketika kendaraan itu menabrak penghalang jalan.
Belen Santamaria, beserta suami dan puterinya yang berusia tiga tahun, semula akan mengikuti parade itu bersama jemaat Gereja Katolik mereka. Tapi karena punggungnya sakit ketika bangun pagi, keluarganya hanya menonton prosesi itu dari trotoar.
"SUV itu muncul dengan kecepatan penuh," kata Santamaria. "Lalu saya mulai mendengar orang-orang berteriak."
Dia berlindung di sebuah restoran dengan anaknya. Suaminya, Joshua Ochoa, berlari ke lokasi kejadian untuk menolong orang-orang yang terluka.
Ochoa mengatakan dia mendengar dari jemaat lain bahwa sekitar 10 anggota kongregasi --dewasa dan anak-anak yang sebagian besar warga keturunan Amerika Latin seperti keluarganya-- mengalami luka-luka.
"Saya seharusnya ada di sana, berjalan (seperti mereka)," kata Santamaria. "SUV itu mungkin akan menabrak kami juga."
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Gunakan Sotrovimab untuk Obati Pasien Covid-19, Begini Cara Kerjanya
-
Buntut Viralnya Bule di Sanur Bali Pakai Seragam Polisi Saat Hallowen, Pedagang Dipanggil
-
Hakim Batalkan Vonis Bersalah Atas Dua Terpidana Pembunuhan Malcolm X
-
Indonesia dan AS Perkuat Kerja Sama Untuk Pemulihan Ekonomi
-
Amerika Serikat Selidiki Penemuan Botol Misterius, Khawatir Dijadikan Senjata Biologis
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
Terkini
-
Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo
-
'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Mengapa Asap Kebakaran Permukiman Bisa Berbahaya bagi Kesehatan Meski Api Sudah Padam?
-
Sambut Piala Dunia 2026, Jangan Jadikan Ajang Judi di Aceh dan Tetap 'Santuy'
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
-
Sambut Kepala BGN Baru, Waka Komisi IX DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi dan Keracunan Nol Kasus
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026