Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria yang menemukan kendala saat hendak makan siang viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @cebret.ebret, Kamis (25/11/2021) tampak seorang pria yang sedang berada di tempat kerja syok melihat sendok yang diberi oleh pihak penjual makanan.
Ia mencoba menggunakan sendok tersebut untuk memasukkan makanan ke mulut namun selalu berakhir gagal.
Dalam videonya, Pria yang memakai seragam warna biru itu hanya bisa tertawa saat melihat sendok plastik yang didapatnya meleyot karena sangat lunak.
Karena terlampau lunak, sendok itu bahkan tak bisa dipakai untuk memotong telur dadar yang ditaruh di atas nasi goreng.
Pria itu tampak berkali-kali mencoba menggunakan sendok plastik tersebut untuk memotong telur, namun tetap saja mengalami kesulitan.
Salah seorang teman tampak merekam aksi pria tersebut saat sedang berusaha memotong telur dengan sendok plastiknya.
Karena terus-terusan gagal, pria itu hanya bisa tertawa geli melihat wujud sendok yang ada di tangannya.
"Sendok inul," tulis keterangan dalam video tersebut.
Baca Juga: Viral! Ijazah Sekolah Pria Asal Pekalongan Ini Dirusak Saudaranya, Alasannya Bikin Nyesek
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak 2,3 juta kali dan disukai oleh lebih dari 201 ribu akun tiktok.
Melihat video itu, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku tergelitik melihat pria itu kesulitan makan nasi goreng karena sendok yang terlalu lembek.
"Sendok inul, keinget pensil Inul zaman sekolah dulu," komentar salah seorang warganet.
"Ya Allah aku receh banget lihat gini aja ngakak sampe nangis," ujar warganet lain.
"Lemes banget tuh bang kasih makan dulu sendoknya," tulis salah satu warganet.
"Coba dikasih motivasi bang biar lebih kuat menjalani hidup," sahut warganet lain.
"Bayangin kalau makan rendang pakai sendok itu," komentar salah satu warganet.
"Belum seberapa itu bang wkwkwk, cobain waktu lauknya daging," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Keributan di Tegalrejo Kota Jogja, Begini Fakta Sebenarnya
-
Viral Pasangan Pengantin Bawa Bayi ke Pelaminan, Awalnya Tak Berniat Gelar Resepsi
-
Curhat Pasutri Punya Tetangga Baik Hati, Hobi Bantu Jaga Anak dan Berbagi Makanan
-
Tamu Dibuat Melongo Masuk Kamar Hotel, Auto Ingin Nangis Pas Buka Gorden
-
Helm Pengendara Motor Ini Curi Perhatian, Publik Khawatir Sekaligus Ngakak
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans