"Kasihan yang meninggal. Bajunya seperti sekuriti, tapi pakai sepatunya sepatu olahraga," kata petugas damkar.
"Bukan pegawai sini sepertinya, hanya maintenance," sahut petugas keamanan gedung.
Dari keterangan terbaru, jumlah korban dalam peristiwa kebakaran mencapai tiga orang. Dua orang dilaporkan meninggal dan satu lagi luka-luka.
Diduga, korban meninggal tersebut akibat kehabisan oksigen. Korban tak sampai waktu melakukan evakuasi diri ke tempat lebih aman di luar jangkauan asap.
"Korban-korban tadi dievakuasi lewat atas, menggunakan tangga. Karena di dalam lobby masih asap," ujarnya.
Petugas damkar dari Suku Dinas Penanggulangan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan yang tak menyebutkan nama itu, turut menunjukan foto dan video kejadian saat peristiwa kebakaran masih berlangsung.
"Ini lihat saja asapnya di lobby tebal begini. Tadi masuk juga pakai alat bantu pernapasan. Tenggorokan masih sakit, pahit," katanya.
Di tengah perbincangan itu, sekira pukul 16.58 WIB, petugas damkar yang sama yang sedari tadi mengecek layar ponsel pintarnya tiba-tiba berujar ada tugas lain.
"Ada evakuasi sarang tawon di Kemang Jaya," kata dia.
Baca Juga: Update Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: Korban Tewas Bertambah Jadi 2 Orang
"Ini anggota dan mobil masih di sini."
Memang setahun belakangan, diakui pria tersebut, pekerjaan petugas damkar menjadi lebih luas, yakni dengan membantu permasalhan masyarakat di luar kebakaran.
"Kan pemadam sekarang kerjanya (ngurus) sarang tawon, ular, kucing kejebak, HP jatuh ke got."
Kembali kepada laporan terkait adanya sarang tawon di Kemang Jaya, petugas damkar yang masih memainkan layar ponsel pintar akhirnya memilih untuk berkoordinasi dengan kantor pusat.
"Koordinasi dengan sentral, biar mobil yang dari sana yang berjalan."
Korban Tewas jadi 2 Orang
Berita Terkait
-
Update Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: Korban Tewas Bertambah Jadi 2 Orang
-
Gedung Cyber Kebakaran, Aplikasi Ipot Milik Indo Premier Sekuritas Terhambat
-
Kebakaran Tewaskan Seorang Teknisi, Ada Satu Korban Lain Tergeletak di Gedung Cyber 1
-
Korban Kebakaran Gedung Cyber 1 Kuningan: 1 Tewas, Satu Lainnya Pingsan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026