- Seorang wanita berinisial RP (35) dianiaya mantan suaminya, S, di Rumah Sakit Duta Indah Jakarta Utara.
- Korban mengalami luka lebam parah dan gigi rontok akibat kekerasan yang terjadi di ruang 512 lantai 5.
- Kasus penganiayaan ini diselesaikan melalui mediasi damai sehingga korban tidak membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
Suara.com - Suasana Rumah Sakit Duta Indah, Teluk Gong, Jakarta Utara, mendadak tegang setelah seorang wanita berinisial RP (35) menjadi korban penganiayaan brutal oleh mantan suaminya, S.
Akibat kekerasan tersebut, korban mengalami luka lebam parah dan salah satu giginya rontok di lokasi kejadian.
Peristiwa yang terjadi di ruang 512 lantai 5 rumah sakit itu sontak menarik perhatian. Pihak kepolisian pun segera turun tangan untuk menyelidiki insiden yang tak seharusnya terjadi di fasilitas kesehatan tersebut.
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, membenarkan kejadian tersebut dan memberikan kronologi awal.
Menurutnya, korban saat itu sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat sebelum mantan suaminya datang dan memicu keributan.
"Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian pada Kamis (20/11). Dari hasil pemeriksaan awal, korban sedang menunggu kerabatnya yang dirawat ketika kemudian datang mantan suaminya," kata AKBP Agus Ady Wijaya di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (21/11/2025).
Adu mulut yang tak terkendali antara korban dan pelaku dengan cepat berubah menjadi tindak kekerasan fisik. Pelaku yang gelap mata langsung melayangkan pukulan hingga menyebabkan korban terluka serius di bagian wajah.
"Terjadi cekcok dan berujung pada tindakan kekerasan yang menyebabkan bibir korban lebam dan satu gigi bagian atas patah," ujar Agus.
Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan langsung bergerak cepat dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) rumah sakit dan melakukan interogasi terhadap terduga pelaku untuk mendalami motif di balik penyerangan tersebut.
Baca Juga: Gegara Rokok, Bripda TT Tega Aniaya 2 Siswa SPN Hingga Viral, Kapolda NTT Tak Tinggal Diam
"Kami lakukan interogasi terduga pelaku untuk memastikan seluruh kronologi peristiwa," tutur Agus.
Namun, kasus ini berakhir dengan déjá vu yang tak terduga. Setelah proses mediasi, korban dan pelaku sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara damai.
Korban memutuskan untuk memaafkan perbuatan mantan suaminya dan tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum dengan membuat laporan polisi.
Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengonfirmasi bahwa perkara ini ditutup melalui mekanisme restorative justice.
"Korban dan pelaku sudah berdamai secara kekeluargaan," ungkap Agus.
Berita Terkait
-
Gegara Rokok, Bripda TT Tega Aniaya 2 Siswa SPN Hingga Viral, Kapolda NTT Tak Tinggal Diam
-
Sinopsis Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel, Diangkat dari Kisah Nyata!
-
Modal Airsoft Gun, Dandi Ngaku Reserse Narkoba Polda Metro, Sikat Motor-HP Ojol di Penjaringan
-
Kronologi Guru di Trenggalek Dihajar Keluarga Murid di Rumahnya, Berawal dari Sita HP Siswi di Kelas
-
Mahasiswa Musafir Tewas Dikeroyok di Masjid Sibolga: Kemenag Murka, Minta Pelaku Dihukum Berat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU