Suara.com - Kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai memuaskan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut tergambarkan dalam hasil kaijan lembaga survei Polmatrix Indonesia.
Dalam siaran tertulis yang diterima di Jakarta pada Minggu (5/12/2021), menunjukkan 80,1 persen dari 2.000 responden mengaku puas dengan kinerja pemerintah saat ini.
“Kepuasan publik terhadap Jokowi mencapai rekor tertinggi lebih dari 80 persen,” kata Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto seperti dikutip Antara.
Dedik menjelaskan, dari hasil survei tersebut, diketahui tingginya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah dipengaruhi, salah satunya, berbagai program pemulihan pascagelombang kedua Pandemi Covid-19.
“Pemulihan pascagelombang kedua Covid-19 dan makin dipercayanya Indonesia oleh dunia berdampak pada tingginya kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo,” katanya.
Selain penanggulangan Covid-19 serta program pemulihan ekonomi akibat pandemi, kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah dipengaruhi kepemimpinan Indonesia dalam G20 pada 2022 serta komitmen pemerintah dalam penanggulangan dampak perubahan iklim dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim (COP 26) di Glasgow.
Lantaran itu, Dendik mendorong pemerintah untuk menjaga tingkat kepuasan publik. Apalagi saat ini banyak negara masih menghadapi ancaman varian baru Covid-19 Omicron.
Selain itu, Polmatrix Indonesia mendorong pemerintah lebih mendengar masukan dan kritik dari publik, sehingga kebijakan dan berbagai program yang berjalan dapat menjawab persoalan masyarakat.
Masih merujuk pada survei Polmatrix Indonesia, setidaknya ada 18,4 persen responden yang tidak puas dengan kinerja pemerintah.
Baca Juga: Prabowo dan Ganjar Terpaut Tipis di Survei Capres, Pengamat: Pemilih Jokowi Lari ke Ganjar
Untuk diketahui, lembaga survei Polmatrix Indonesia pada 21-30 November 2021 menggelar survei terkait penilaian publik terhadap kinerja pemerintah, elektabilitas sejumlah tokoh yang diyakini maju jadi calon presiden pada Pemilihan Umum 2024, dan elektabilitas partai politik menjelang Pemilu 2024.
Survei melibatkan 2.000 responden yang memiliki hak pilih pada pemilu 2024. Ribuan responden itu tersebar di 34 provinsi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan