Suara.com - Profil Hamim Tohari kini tengah menjadi sorotan publik usai kena tegur Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
Teguran Panglima TNI Andika Perkasa kepada Kolonel Hamim Tohari lantas viral. Lantas seperti apa profil Hamim Tohari sebenarnya?
Berikut adalah profil Hamim Tohari, Kepala Staf Korem atau Kasrem 174/ATW Merauke yang ditegur sang panglima TNI karena bermain telepon genggam saat rapat virtual.
Profil Hamim Tohari
Kolonel Hamim Tohari lahir pada Juli 1975. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994 dari cabang Artileri Pertahanan Udara.
Kolonel Arh Hamim Tohari merupakan Kepala Staf Korem atau Kasrem 174/ATW Merauke yang baru menjabat sejak 1 April 2021 lalu. Penyerahan jabatan dan tugas baru itu diberikan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 174/Anim Ti Waninggap (ATW) Merauke, Brigjen TNI Bangun Nawoko.
Melansir dari laman resmi TNI AD dan Kogabwilhan 3 (https://kogabwilhan3-tni.mil.id/), Kolonel Arh Hamim Tohari pernah menjadi penyanyi materi dalam acara Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif yang bertema "Merajut Kebinekaan di Tanah Damai Papua dalam Rangka HUT ke-76 RI Tahun 2021" di Korem Merauke.
Ia juga pernah mewakili Danrem Bangun Nawoko dalam acara 'Penyerahan Buku Masyarakat Pancasila' oleh Albertus Magnus Putut, pada Mei 2021 lalu.
Baca Juga: Soal Potensi Andika Perkasa jadi Kepala BIN, Pengamat: Kalau Peluang Siapa Saja Bisa
Sebelum menjadi Kasrem 174/ATW Merauke, ia sempat menjabat sebagai Asintel Kasdam XIV/Hasanuddin. Selain itu, Hamim juga pernah menjadi Kasubdislisstra Dispenad, Kaepsosbah Akmil dan Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur di tahun 2015.
Hamim Tohari Dimarahi Panglima TNI
Melansir dari kanal YouTube, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memarahi salah seorang anak buahnya yang asyik bermain ponsel saat sedang rapat virtual, pada Jumat (3/12/2021) lalu. Dengan tegas Panglima TNI Andika Perkasa menegur salah satu anak buahnya tersebut.
"Mas Hamim lihat saya, ini Mas Hamim kan di Merauke, betul? Enggak usah lihat handphone,” ucap Jenderal Andika Perkasa, Jumat (3/12/2021).
Bahkan, Panglima Jenderal Andika meminta agar Hamim Tohari menggeser ponselnya.
"Handphone geser, Mas Hamim handphone geser," ujar Andika Perkasa.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Potensi Andika Perkasa jadi Kepala BIN, Pengamat: Kalau Peluang Siapa Saja Bisa
-
Viral Panglima TNI Andika Perkasa Ngamuk, Buat Anak Buahnya Ketar-ketir, Warganet: Keren!
-
Soal Permintaan Brigitta Lasut, Satu Batalyon TNI Bisa Bernasib jadi Ajudan Anggota DPR
-
Viral Video Andika Perkasa Marah, Bentak Peserta Rapat yang Main HP
-
Kunjungi Jayapura, Panglima TNI Andika Sebut Jumlah Kodim di Papua Masih Kurang
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
-
Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT
-
Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran
-
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan